Luluskan 30 Hafidz, Santri Rumah Tahfidz Al-Quraniyah Dapat Undangan dari Mesir, Makkah dan Qatar

Luluskan 30 Hafidz, Santri Rumah Tahfidz Al-Quraniyah Dapat Undangan dari Mesir, Makkah dan Qatar

Ilustrasi santri menghafal Quran-istimewa-darunnajah.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Rumah Tahfidz Al-Quraniyah Yayasan Affan Al-Quraniyah (YAA) Kabupaten BENGKULU SELATAN (BS) berhasil mencetak generasi penghafal Alquran.

Ini dibuktikan atas diluluskannya 30 santri hafidz angkatan pertama sejak program hafidz quran YAA dibuka tahun 2019 silam.

BACA JUGA: Jaksa Masuk Pesantren, Wujudkan Santri Berkualitas

Ketua Umum YAA BS, Drs. H. Abdul Mughni, M.Ba mengatakan, santri hafidz yang diluluskan adalah mereka yang sudah menempuh pendidikan hafidz quran dan bisa menghafalnya dengan bacaan yang benar. 

“Alhamdulillah 30 santri hafidz sudah siap diluluskan. Dari jumlah ini, 13 santri hafidz 30 juzz quran dan sisanya hafidz 15 juzz quran,” ujarnya.

BACA JUGA:Santri Makrifatul Ilmi Raih Juara Umum Pramuka

Semua santri yang lulus akan dikirim ke perguruan tinggi untuk menjalani pendidikan lanjutan terkait Alquran.

Baik di universitas ternama di Indonesia maupun luar negeri. Bahkan, sebagian santri sudah mendapatkan undangan untuk lanjut pendidikan di Al-Azhar University of Mesir, Al-Muqarah University of Makkah dan juga Universitas di Qatar

BACA JUGA:Ajak Santri Tauladani Sifat Nabi Muhammad SAW

“Namun ada juga sebagian santri kami ditarik oleh Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) untuk menjalani pendidikan khusus. Karena memang Rumah Tahfidz AL-Quraniyah merupakan perpanjangan dari ICWM,” jelasnya.

Sementara untuk penerimaan santri baru pasca diluluskannya puluhan santri hafidz quran. Abdul Mughni mengaku sejauh ini pihaknya bersama ICWM telah membuka pendaftaran calon santri hafidz quran.

BACA JUGA:300 ASN Bengkulu Ikuti Kelas Belajar Alquran, Ini Instruksi Gubernur

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui rangkaian tes sesuai standar pendidikan ICWM.

“Penerimaan calon santri hafidz sifatnya terbuka, namun ada syarat khusus yang harus dipenuhi. Salah satunya siap menjalani ikatan pendidikan hafidz minimal dua tahun.

Sumber: