Satpol PP Bengkulu Selatan Ciduk Belasan Pelajar yang Bolos Sekolah
Anggota Satpol PP Bengkulu Selatan melakukan razia pelajar yang bolos saat jam sekolah, Rabu 21 Januari 2026-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Satpol PP Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketertiban umum dan mendukung dunia pendidikan.
Rabu, 21 Januari 2026 Satpol PP menggelar razia terhadap pelajar yang bolos sekolah saat jam pelajaran.
BACA JUGA:Kawasaki W175 Street 2026 Resmi Meluncur, Tetap Klasik Kini Lebih Modern dan Hemat BBM
Langkah ini merupakan bagian aksi penegakan Perda sekaligus pembinaan terhadap generasi muda agar lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Razia dilakukan sejak pagi hari dengan menyasar sejumlah lokasi yang selama ini disinyalir sering dijadikan tempat berkumpul pelajar saat jam sekolah, seperti warung kopi, kawasan pertokoan, taman kota, hingga fasilitas umum lainnya.
BACA JUGA:Yamaha Luncurkan All New X-Ride 2026? Disebut-Sebut Jadi Penantang Honda ADV
Dalam kegiatan tersebut, petugas Satpol PP mendapati sejumlah pelajar yang tidak berada di lingkungan sekolah sebagaimana mestinya.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP, MM menegaskan, razia ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya angka pelajar yang bolos sekolah, sekaligus mengantisipasi potensi kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan pelajar itu sendiri.
BACA JUGA:Puluhan Tahun Mengabdi, Ratusan Honorer Seluma Tuntut Kepastian Diangkat PPPK
“Razia ini merupakan langkah pembinaan, bukan semata-mata penindakan. Kami ingin mengingatkan para pelajar bahwa jam sekolah adalah waktu belajar. Jika dibiarkan, kebiasaan bolos dapat berdampak buruk terhadap prestasi dan masa depan mereka,” ujar Efredy Gunawan.
Pelajar yang terjaring razia kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Bengkulu Selatan untuk dilakukan pendataan.
BACA JUGA:Pesaing Avanza dan XPander, Nissan Gravite 2026 Dipasarkan, Bidik Segmen Mobil Keluarga Harga Terjangkau
Selanjutnya, petugas memberikan pembinaan berupa nasihat, arahan, serta pemahaman tentang pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, baik aturan sekolah maupun norma yang berlaku di masyarakat.
Setelah diberikan pembinaan, para pelajar tersebut diserahkan kembali kepada pihak sekolah masing-masing untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
BACA JUGA:Style Offroad, Yamaha Zuma 125 2026 Resmi Diluncurkan, Skutik Adventure yang Hemat BBM
Satpol PP berharap pihak sekolah dapat memberikan pengawasan dan pembinaan lanjutan agar kejadian serupa tidak terulang.
Lebih lanjut, Efredy menegaskan bahwa kegiatan razia pelajar ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Apple Pamer Video iPhone 17 Tahan Goresan, Cuma Iklan?
Hal ini sebagai bentuk sinergi antara Satpol PP, pihak sekolah, serta orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Bengkulu Selatan.
BACA JUGA:Realme P4 Power Diperkenalkan, Baterai 10.000 mAh, Tampilkan Performa Mengesankan di Geekbench
“Kami mengajak seluruh elemen, khususnya orang tua dan pihak sekolah, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak kita. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah, sehingga perlu dijaga bersama,” tutupnya. (yoh)
Sumber: