Mana yang Lebih Menguntungkan, Paylater atau Kartu Kredit? Kenali Perbedaannya
Mana yang Lebih Menguntungkan, Paylater atau Kartu Kredit? -istimewa-freepik.com
RASELNEWS.COM - Di tengah maraknya transaksi belanja online, paylater dan kartu kredit kian populer sebagai metode pembayaran karena menawarkan kemudahan serta fleksibilitas.
Tak heran, banyak konsumen modern kerap dihadapkan pada pilihan: lebih untung paylater atau kartu kredit?
Meski sama-sama memungkinkan pembayaran ditunda, paylater dan kartu kredit memiliki karakteristik yang berbeda. Lantas, mana yang sebenarnya lebih menguntungkan? Simak ulasan berikut ini.
BACA JUGA:Cara Daftar PPPK BGN 2026: Cek Syarat, Formasi, hingga Jadwal Seleksi
Perbedaan Paylater dan Kartu Kredit
Paylater merupakan layanan keuangan digital yang memungkinkan pengguna membeli barang atau jasa sekarang dan membayarnya di kemudian hari. Dengan skema ini, transaksi tetap bisa dilakukan meski dana belum tersedia.
Sementara itu, kartu kredit adalah Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja hingga tarik tunai, sehingga menunjang aktivitas ekonomi harian.
Dari segi bentuk, paylater sepenuhnya berbasis digital dan terintegrasi dengan platform e-commerce. Sebaliknya, kartu kredit hadir dalam bentuk fisik yang memuat identitas pemilik, nomor kartu, serta kode keamanan (CVV).
Selain itu, perbedaan paylater dan kartu kredit dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.
1. Penyedia Layanan
Paylater umumnya disediakan oleh perusahaan fintech, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan marketplace.
BACA JUGA:Waspada Penipuan Bantuan Sosial! Catat Cara Pendaftaran Bansos Kemensos 2026 Online dan Offline
Adapun kartu kredit diterbitkan oleh lembaga keuangan seperti bank.
2. Limit dan Bunga
Limit paylater kerap terlihat lebih besar, meski sangat bergantung pada kebijakan penyedia dan riwayat pembayaran pengguna. Limit dapat meningkat seiring kepatuhan dalam membayar tagihan.
Di sisi lain, limit kartu kredit biasanya disesuaikan dengan penghasilan nasabah, yang dibuktikan melalui slip gaji, sehingga lebih proporsional dengan kemampuan finansial.
Untuk bunga, Bank Indonesia menetapkan suku bunga maksimum kartu kredit sebesar 1,75% per bulan. Sementara bunga paylater bervariasi tergantung kebijakan perusahaan, umumnya berkisar 2,25% hingga 4%.
3. Proses Pengajuan
Pengajuan paylater dapat dilakukan secara online dengan persyaratan relatif sederhana, seperti KTP dan swafoto.
Sebaliknya, pengajuan kartu kredit biasanya memerlukan dokumen tambahan, seperti NPWP dan slip gaji, serta diproses melalui bank.
BACA JUGA:Tabel KUR BRI 2026 Terbaru Pinjaman Rp500 Juta, Cek Simulasi Cicilan Terbaru Januari
4. Tenor Cicilan
Paylater umumnya menawarkan tenor hingga 12 bulan.
Kartu kredit memiliki pilihan tenor lebih panjang, bahkan bisa mencapai 24 bulan.
5. Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Dari sisi keamanan, kartu kredit dinilai lebih unggul karena dilengkapi sistem perlindungan konsumen, termasuk fitur chargeback jika terjadi transaksi mencurigakan.
Sementara itu, akun paylater relatif lebih rentan terhadap peretasan jika keamanan akun tidak dijaga dengan baik.
6. Biaya
Paylater biasanya tidak mengenakan biaya tahunan, namun dapat membebankan biaya per transaksi serta denda keterlambatan.
BACA JUGA:Kebiasaan Minum Air yang Salah Diam-diam Merusak Ginjal Lansia, Simak Penjelasan Dokter
Kartu kredit memiliki struktur biaya yang beragam, termasuk iuran tahunan, meski sebagian produk menawarkan fasilitas bebas annual fee.
7. Fleksibilitas Penggunaan
Paylater umumnya hanya dapat digunakan pada platform atau merchant tertentu.
Sebaliknya, kartu kredit bisa dipakai secara luas, baik online maupun offline, bahkan untuk transaksi internasional.
8. Poin dan Cashback
Sebagian besar layanan paylater belum menyediakan program loyalitas seperti poin atau cashback.
Kartu kredit justru unggul dalam hal ini, karena poin yang terkumpul dapat ditukarkan dengan diskon, hadiah, atau keuntungan lainnya. Meski begitu, beberapa paylater juga kerap menawarkan promo atau potongan harga tertentu.
Jadi, Mana yang Lebih Untung?
BACA JUGA:Pegadaian Buka Pinjaman Rp10 Juta, Proses Mudah dan Cepat, Bunga Cuma Segini
Setelah mencermati perbedaannya, dapat disimpulkan bahwa tidak ada jawaban mutlak soal mana yang lebih menguntungkan antara paylater dan kartu kredit.
Paylater cocok bagi kamu yang membutuhkan proses cepat, syarat minimal, dan digunakan untuk transaksi kecil yang sifatnya mendesak.
Sementara kartu kredit lebih ideal bagi mereka yang memerlukan limit besar, tenor lebih panjang, serta fleksibilitas penggunaan di berbagai tempat.
Pada akhirnya, baik paylater maupun kartu kredit sama-sama menawarkan kemudahan finansial. Namun, keduanya juga merupakan bentuk utang konsumtif.
Sumber: