Es Gabus Jajanan Lintas Generasi, Bahannya Gampang Didapat, Sudah Ada Zaman Kolonial Belanda
Es Gabus Jajanan Lintas Generasi, Bahannya Gampang Didapat, Sudah Ada Zaman Kolonial Belanda-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM – Jajanan tradisional es gabus kembali mencuri perhatian publik. Dalam beberapa hari terakhir, kudapan lawas ini viral di media sosial dan memantik nostalgia banyak orang. es gabus dikenal sebagai jajanan lintas generasi yang diyakini telah ada sejak era kolonial Belanda, dengan sentuhan pengaruh budaya Tionghoa.
Menariknya, selain mudah dikenali dari tampilannya yang sederhana dan warna-warni menggoda, es gabus juga memiliki resep yang praktis dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Tak heran jika banyak warganet mulai tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah.
BACA JUGA:Patikan Kebo, Gulma Liar dengan Beragam Manfaat Kesehatan
Jajanan Legendaris Penuh Sejarah
Jauh sebelum kembali populer seperti sekarang, es gabus sudah lama dikenal sebagai jajanan legendaris yang kerap menemani masa kecil berbagai generasi. Meski tampil sederhana, es gabus menyimpan jejak sejarah yang cukup panjang.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa es gabus telah hadir di Indonesia sejak masa kolonial Belanda. Namun, asal daerahnya masih menjadi perdebatan. Ada yang menyebut Yogyakarta sebagai daerah asalnya, sementara sumber lain menyebut Kalimantan.
BACA JUGA:Apa Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan! Tapi Jangan Berlebihan, Apalagi Ibu Hamil, Ini Risikonya
Es gabus juga dikenal dengan sebutan lain, yakni es kue. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan tepung hunkwe sebagai bahan utama. Dari sinilah diduga terdapat pengaruh budaya Tionghoa. Istilah “kwe” sendiri berasal dari bahasa Tionghoa “hún-kué”, yang merujuk pada bahan tepung tersebut, bukan berarti kue seperti yang umum dikenal.
Pada masanya, es gabus banyak dijajakan secara berkeliling menggunakan sepeda atau gerobak. Jajanan ini sangat digemari anak-anak sekolah, terutama karena rasanya yang manis, segar, serta harganya yang terjangkau. Teksturnya yang kenyal dan lembut menyerupai gabus menjadi alasan penamaan es gabus itu sendiri.
BACA JUGA:Manfaat Daun Pecut Kuda, Herbal Alami untuk Batuk hingga Radang Tenggorokan
Seiring waktu, keberadaan es gabus sempat meredup dan kini cukup sulit ditemukan karena semakin sedikit penjual yang menjajakannya. Meski demikian, viralnya kembali es gabus memberi harapan agar jajanan tradisional ini tetap lestari di tengah gempuran kuliner modern.
Variasi Rasa dan Warna
Es gabus hadir dalam beragam varian rasa, mulai dari pandan, cokelat, hingga aneka rasa buah. Warna-warninya yang cerah juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak.
BACA JUGA:7 Manfaat Minum Air Daun Kemangi di Pagi Hari! Begini Cara Meraciknya
Bagi Anda yang ingin bernostalgia atau sekadar mencoba sensasi jajanan jadul ini, es gabus bisa dibuat sendiri di rumah dengan cara yang cukup mudah.
Resep Praktis Es Gabus
Berikut resep sederhana membuat es gabus dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan.
Bahan-bahan:
700 ml air
250 gram gula pasir
1 bungkus santan instan
1 bungkus tepung hunkwe
4 sendok makan susu kental manis
Sejumput garam
Pewarna makanan secukupnya
BACA JUGA:6 Manfaat Luar Biasa Gel Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit
Cara Membuat:
Siapkan wadah, campurkan air dan gula, lalu aduk hingga gula sedikit larut.
Masukkan santan instan sambil terus diaduk hingga merata.
Tambahkan tepung hunkwe, aduk hingga adonan tidak menggumpal.
Masukkan susu kental manis dan aduk kembali sampai rata.
Bagi adonan menjadi empat bagian dengan jumlah yang sama.
Beri pewarna makanan berbeda pada setiap adonan, misalnya merah, kuning, hijau, dan biru.
Siapkan loyang persegi panjang, olesi tipis dengan minyak, lalu lapisi dengan kertas roti.
Masak masing-masing adonan secara bergantian dengan api sedang cenderung kecil sambil terus diaduk hingga mengental.
BACA JUGA:Mengenal Manfaat Nanas, Buah Eksotis Kaya Gizi dan Baik untuk Kesehatan
Tuang adonan ke dalam loyang secara berlapis sesuai warna, ratakan setiap lapisan.
Diamkan sekitar dua jam hingga adonan benar-benar set.
Keluarkan dari loyang, potong sesuai selera, lalu bungkus dengan plastik bening.
Simpan di dalam freezer semalaman sebelum disajikan.
Dengan cara sederhana tersebut, es gabus siap dinikmati kapan saja.
BACA JUGA:7 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Kulit, Wanita Wajib Tahu
Kembalinya popularitas es gabus diharapkan dapat mendorong pelestarian jajanan tradisional Nusantara agar tetap bertahan dan dikenal oleh generasi muda di tengah arus modernisasi kuliner. (*)
Sumber: dikutip dari berbagai sumber