Realisasi Penukaran Uang di Bengkulu Tembus Rp22,4 Miliar, 6.000 Warga Manfaatkan Layanan BI

Realisasi Penukaran Uang di Bengkulu Tembus Rp22,4 Miliar, 6.000 Warga Manfaatkan Layanan BI

Realisasi Penukaran Uang di Bengkulu Tembus Rp22,4 Miliar, 6.000 Warga Manfaatkan Layanan BI-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Realisasi penukaran uang rupiah di Provinsi Bengkulu menjelang Ramadan dan Idul Fitri terus meningkat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu mencatat sekitar 6.000 masyarakat telah memanfaatkan layanan penukaran uang kartal dengan total nilai mencapai Rp22,4 miliar.

penukaran uang tersebut dilayani melalui program kas keliling yang tersebar di tujuh titik layanan. Lokasinya berada di Kota Bengkulu serta sejumlah kabupaten lain, seperti Kabupaten Seluma, Kabupaten Kepahiang, dan Kabupaten Lebong.

BACA JUGA:Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026, BPKP Bengkulu Lakukan Entry Meeting di Pemkab Kaur

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan layanan penukaran juga diperluas melalui sinergi dengan sektor perbankan.

Sebanyak 30 kantor bank turut menyediakan layanan penukaran uang, terdiri dari 21 bank di Kota Bengkulu, dua bank di Kabupaten Bengkulu Selatan, dua bank di Kabupaten Mukomuko, serta lima bank di Lubuk Linggau.

BACA JUGA:Mau Sembako Murah? Datang ke Pasar Murah Polres Bengkulu Selatan

“Menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, aktivitas ekonomi masyarakat cenderung meningkat signifikan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai, khususnya pecahan kecil. Uang tersebut biasanya digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transaksi harian, pembayaran zakat dan sedekah, hingga tradisi berbagi kepada keluarga dan masyarakat saat perayaan Idul Fitri.

BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026, Polres Bengkulu Selatan Bangun 4 Pos Pantau Arus Mudik di Jalinbar

Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, Bank Indonesia bersama perbankan secara konsisten menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI). Program ini bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Wahyu menjelaskan seluruh layanan penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dilakukan melalui sistem pemesanan aplikasi PINTAR Bank Indonesia. Masyarakat diminta melakukan pendaftaran secara daring sebelum datang ke lokasi penukaran.

BACA JUGA:Bengkulu Usulkan Hibah 100 Hektare Lahan PTPN I untuk Pembangunan Bandara TNI AU

“Langkah ini dilakukan agar proses layanan penukaran dapat berjalan lebih tertib, teratur, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Bank Indonesia Bengkulu masih akan membuka sejumlah titik layanan penukaran tambahan hingga mendekati libur Idul Fitri. Layanan tersebut di antaranya akan hadir di Masjid Agung Kabupaten Kaur, Bandara Fatmawati Soekarno, serta Rest Area Taba Penanjung, selain layanan di kantor-kantor perbankan.

BACA JUGA:THR ASN Bengkulu Selatan Segera Cair, Proses Pencairan Dimulai Jumat

Selain menyediakan layanan penukaran uang, Bank Indonesia juga terus mengajak masyarakat memperkuat semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah).

Salah satu bentuk Cinta Rupiah diwujudkan dengan memperlakukan uang dengan baik melalui prinsip “5 Jangan”, yakni tidak dilipat, tidak diremas, tidak dicoret, tidak distaples, dan tidak dibasahi.

BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Sediakan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Pemudik

“Hal ini penting karena rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan negara yang harus dijaga bersama,” tutup Wahyu. (*)

Sumber:

Berita Terkait