Jelang Lebaran, DPRD Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Sembako, Elpiji dan BBM
Jelang Lebaran, DPRD Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Sembako, Elpiji dan BBM-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan diminta meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan serta distribusi bahan kebutuhan pokok, gas elpiji, dan bahan bakar minyak (BBM).
Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, S.Hut., MM menegaskan, langkah pengawasan perlu dilakukan secara intensif guna memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan harga tetap stabil selama periode menjelang Lebaran.
BACA JUGA:Antisipasi Bullying, Kadisdikbud Bengkulu Selatan Minta Guru Perkuat Kedekatan dengan Siswa
Menurutnya, permintaan berbagai komoditas kebutuhan pokok biasanya meningkat signifikan menjelang hari besar keagamaan. Situasi tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menaikkan harga secara tidak wajar maupun melakukan praktik penimbunan barang.
“Kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pengawasan maksimal terhadap distribusi sembako, gas elpiji, dan BBM. Hal ini penting agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ujar Dodi Martian.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Tradisi Nuju Likur
Ia menjelaskan, pengawasan dapat dilakukan melalui monitoring langsung ke pasar tradisional, distributor hingga pangkalan elpiji guna memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap terjaga.
Selain itu, koordinasi antarinstansi juga perlu diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan maupun praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026, Polres Bengkulu Selatan Bangun 4 Pos Pantau Arus Mudik di Jalinbar
Dodi berharap dengan pengawasan yang ketat dari pemerintah daerah, ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri dapat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap kelangkaan maupun lonjakan harga. (*)
Sumber: