Kominfotik Bengkulu dan Komdigi RI Bersinergi Atasi Blank Spot di 40 Desa
Kominfotik Bengkulu dan Komdigi RI Bersinergi Atasi Blank Spot di 40 Desa-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat upaya pemerataan akses jaringan telekomunikasi melalui sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi wilayah yang masih mengalami keterbatasan sinyal atau blank spot di sejumlah desa.
Berdasarkan data Pemprov Bengkulu, hingga saat ini masih terdapat sekitar 40 desa yang mengalami keterbatasan akses jaringan telekomunikasi dan internet.
BACA JUGA:Apel Operasi Ketupat Nala 2026, Polres Seluma Kerahkan 90 Personel Amankan Mudik Lebaran
Helmi Hasan mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Komdigi RI untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam penanganan persoalan jaringan telekomunikasi di daerah.
“Kami menyampaikan bahwa masih ada sekitar 40 desa di Provinsi Bengkulu yang mengalami blank spot maupun sinyal lemah,” ujar Helmi, Minggu (15/3).
BACA JUGA:Antisipasi Bullying, Kadisdikbud Bengkulu Selatan Minta Guru Perkuat Kedekatan dengan Siswa
Menurut Helmi, masyarakat di wilayah tersebut memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses komunikasi dan internet yang memadai. Karena itu, Pemprov Bengkulu terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat agar persoalan keterbatasan jaringan dapat segera ditangani.
Ia menegaskan, pemerataan akses internet saat ini menjadi kebutuhan penting, tidak hanya untuk menunjang komunikasi, tetapi juga mendukung berbagai sektor strategis seperti pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi masyarakat di pedesaan.
BACA JUGA:Alsintan Terus Bertambah, Tiga Unit Traktor Roda Empat Perkuat Petani Bengkulu Selatan
“Akses internet sangat penting karena banyak pelayanan kini telah berbasis digital. Oleh sebab itu, kami memerlukan dukungan Komdigi untuk mengatasi kondisi ini,” jelasnya.
Melalui koordinasi tersebut, Helmi berharap pembangunan infrastruktur digital di Bengkulu dapat semakin merata, sehingga masyarakat di seluruh wilayah, termasuk desa-desa terpencil, dapat menikmati layanan internet yang stabil dan berkualitas.
BACA JUGA:Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026, BPKP Bengkulu Lakukan Entry Meeting di Pemkab Kaur
“Sinergi ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Sumber: