Lebih Bertenaga dari Trail 150 cc? Bebek Petualang Ini Pakai Mesin 190 cc DOHC dan Transmisi CVT

Lebih Bertenaga dari Trail 150 cc? Bebek Petualang Ini Pakai Mesin 190 cc DOHC dan Transmisi CVT

Leten LT190-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Segmen motor bebek petualang terus berkembang dengan hadirnya berbagai model baru yang menawarkan kombinasi desain unik dan kemampuan jelajah yang menarik. Setelah sebelumnya beberapa motor bebek petualang berharga terjangkau ramai diperbincangkan sebagai kandidat potensial untuk pasar Indonesia, kini muncul pendatang baru dengan spesifikasi yang jauh lebih agresif.

motor tersebut adalah Leten LT190, produk terbaru dari pabrikan roda dua asal Tiongkok, Loncin. Model ini membawa sejumlah teknologi yang jarang ditemui pada motor bebek petualang, terutama dari sisi mesin dan sistem transmisinya.

BACA JUGA:Motor Bebek Klasik Modern Rp23 Jutaan, Intip Spesifikasi W Moto Porter 125 yang Siap Jadi Pesaing Baru

Mesin 190 cc DOHC yang Tidak Biasa di Kelasnya

Secara konstruksi, motor ini tetap menggunakan mesin horizontal khas motor bebek. Namun, teknologi yang dibenamkan terbilang jauh lebih modern dibandingkan motor sekelasnya.

Leten LT190 dibekali mesin 188 cc dengan konfigurasi DOHC 4 katup dan sistem pendingin cairan. Mesin tersebut juga sudah menggunakan sistem injeksi bahan bakar.

Hal yang paling unik adalah penggunaan transmisi CVT. Artinya, motor ini tidak memakai transmisi manual seperti kebanyakan bebek petualang, melainkan sistem otomatis yang cara kerjanya mirip dengan skuter matik.

BACA JUGA:Honda Revo X 2026 Tampil Makin Sporty, Motor Bebek Tangguh dengan Harga Terjangkau

Tenaga dari mesin disalurkan ke CVT sebagai pengganti kopling sentrifugal, kemudian diteruskan ke roda belakang melalui penggerak rantai. Konsep ini pernah digunakan pada beberapa motor seperti Honda Revo AT dan Yamaha Lexam.

Meski sistem CVT berpotensi menyebabkan sedikit kehilangan tenaga (loss power), kekurangan tersebut dikompensasi oleh kapasitas mesin yang besar serta konfigurasi DOHC.

Hasilnya cukup impresif. Motor ini diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 20,1 hp pada 8.250 rpm dan torsi puncak 18 Nm pada 6.250 rpm. Angka tersebut bahkan lebih besar dari sebagian motor trail 150 cc yang beredar di pasaran saat ini.

BACA JUGA:Yamaha Luncurkan Motor Bebek Sporty Bermesin 155 CC, Exciter 155 Disebut Mirip Aerox

Performa dan Konsumsi Bahan Bakar

Motor ini memiliki bobot sekitar 103,3 kg, yang tergolong cukup berat untuk ukuran bebek petualang. Meski demikian, dengan tenaga mesin yang besar, performanya tetap menjanjikan.

Kecepatan maksimalnya diklaim bisa mencapai 120 km/jam.

Untuk konsumsi bahan bakar, pabrikan menyebut angka sekitar 2,3 liter per 100 km atau setara 43,4 km per liter, yang tergolong cukup efisien untuk mesin hampir 190 cc.

BACA JUGA:Akhirnya Pasar Motor Bebek Bangkit, Akankah Dominasi Skutik Mulai Tergeser? Ini Dia Keunggulan Motor Bebek

Desain Retro Bergaya Motor Jelajah

Dari segi tampilan, desain motor ini mengusung gaya retro petualang yang mengingatkan pada model seperti Honda CT125 maupun Yamaha PG-1.

Namun secara proporsi, tubuhnya terlihat lebih berisi berkat penggunaan rangka twin spar dan dimensi mesin yang besar.

Beberapa detail khas motor petualang juga terlihat jelas, seperti:

Knalpot model high mount yang menggantung di bagian atas

Velg jari-jari dengan ban dual purpose

Ukuran roda 17 inci

BACA JUGA:Motor Bebek Paling Mantab! All New Suzuki Smash 2026 Resmi Muncul Lagi, Desain Keren dan Harga Ramah

Ban depan 90/90 dan ban belakang 110/90

Untuk sektor suspensi, motor ini menggunakan:

Suspensi depan teleskopik dengan travel panjang

Suspensi belakang ganda yang dapat disetel

Sementara sistem pengereman sudah cakram di kedua roda.

Fitur Modern dan Teknologi Canggih

Selain mesin yang kuat, motor ini juga dibekali berbagai fitur modern yang jarang ditemukan di motor bebek petualang.

BACA JUGA:Honda Luncurkan Motor Bebek Klasik, Cuma Dibanderol Rp12 Juta, Desain Mirip Supra Fit

Beberapa fitur unggulannya antara lain:

Lampu full LED

ABS depan dan belakang yang bisa dinonaktifkan

Traction control yang dapat disesuaikan

Smart key system

Panel instrumen TFT digital berwarna

Motor ini juga memiliki tangki bahan bakar 10 liter, yang memungkinkan jarak tempuh hingga sekitar 400 km dalam kondisi penuh.

Fitur lain yang cukup unik adalah jok belakang yang dapat dilipat menjadi sandaran pengemudi. Bagian ini juga bisa dilepas dan diganti dengan rak bagasi untuk membawa barang saat touring.

BACA JUGA:Kawasaki Bikin Geger, Luncurkan Motor Bebek Sport Penantang Yamaha MX King dan Honda Supra GTR

Laris di Pasar Tiongkok

Dengan kombinasi spesifikasi dan fitur tersebut, Loncin LT190 langsung menarik perhatian pasar. Bahkan, menurut laporan awal, motor ini sudah menerima sekitar 1.000 pesanan hanya dalam beberapa jam setelah peluncuran.

Saat ini motor tersebut masih dipasarkan khusus di Tiongkok dengan harga sekitar 14.580 yuan, atau setara Rp31,9 juta.

Harga tersebut bahkan masih lebih terjangkau dibandingkan motor bebek petualang seperti Honda CT125.

Menariknya, Loncin juga dikabarkan tengah menyiapkan varian lain dengan mesin 150 cc yang memiliki tenaga sekitar 16 hp. Model tersebut kemungkinan akan menjadi versi yang lebih terjangkau dari LT190.

BACA JUGA:Hadir Kembali? All New Yamaha Vega Sirius 2026 Tampil Lebih Segar, Siap Ramaikan Pasar Motor Bebek Indonesia

Potensi Masuk Pasar Indonesia?

Dengan tenaga besar, fitur modern, dan konsep bebek petualang otomatis, motor ini menawarkan sesuatu yang berbeda di kelasnya. Jika suatu saat dipasarkan di Indonesia, bukan tidak mungkin model seperti ini bisa menarik perhatian pecinta motor petualang ringan maupun pengguna harian yang menginginkan motor praktis namun tetap tangguh. (*)

Sumber:

Berita Terkait