Agen dan Pengecer Diingatkan Patuhi Harga LPG 3 Kg, Pelanggar Siap Ditindak Tegas

Agen dan Pengecer Diingatkan Patuhi Harga LPG 3 Kg, Pelanggar Siap Ditindak Tegas

Agen dan Pengecer Diingatkan Patuhi Harga LPG 3 Kg, Pelanggar Siap Ditindak Tegas-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM - Dinas Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Bengkulu Selatan menegaskan komitmennya dalam merespons isu kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang mulai dikeluhkan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian serius terhadap dugaan praktik penjualan LPG bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh oknum pengecer.

BACA JUGA:Kantor SAR Bengkulu Siagakan 95 Personel untuk Pengamanan Lebaran 1447 H

Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pelanggaran terkait distribusi dan harga LPG subsidi di lapangan.

“Kami sangat serius menanggapi isu ini. Jika ditemukan pedagang yang menjual LPG 3 kilogram jauh di atas harga yang telah ditentukan, tentu akan kami tindak tegas,” ujarnya.

BACA JUGA:Kominfotik Bengkulu dan Komdigi RI Bersinergi Atasi Blank Spot di 40 Desa

Ia menjelaskan, Disprindag telah melakukan koordinasi intensif dengan para agen LPG di wilayah Bengkulu Selatan. Dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan bahwa stok LPG 3 kilogram dalam kondisi aman dan mencukupi hingga perayaan Lebaran.

“Kami sudah berkoordinasi dengan agen-agen, dan mereka memastikan tidak ada pengurangan pasokan. Stok dipastikan aman sampai Lebaran,” jelasnya.

BACA JUGA:Antisipasi Bullying, Kadisdikbud Bengkulu Selatan Minta Guru Perkuat Kedekatan dengan Siswa

Untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi, Disprindag juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan adanya penjualan LPG dengan harga yang tidak wajar.

“Jika ada lonjakan harga atau penjualan yang tidak sesuai ketentuan, silakan laporkan kepada kami. Akan kami tindaklanjuti dengan pemeriksaan dan penindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran,” tegasnya.

BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Tradisi Nuju Likur


Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disprindag Bengkulu Selatan, Teja Lesmana Eka Saputra, menyebutkan bahwa harga eceran LPG 3 kilogram yang beredar di masyarakat saat ini berkisar antara Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per tabung dan masih tergolong wajar.

“Jika ditemukan harga di atas kisaran tersebut, akan kami telusuri untuk mengetahui penyebabnya,” ujarnya.

BACA JUGA:Realisasi Penukaran Uang di Bengkulu Tembus Rp22,4 Miliar, 6.000 Warga Manfaatkan Layanan BI

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Bengkulu Selatan mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram. Bahkan, sempat beredar informasi bahwa harga gas subsidi tersebut dijual hingga mencapai Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer. Pemerintah pun memastikan akan terus memperketat pengawasan guna mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga di lapangan. (*)

Sumber:

Berita Terkait