Apakah Layak Membeli Mitsubishi Attrage Bekas di Harga Rp 200 Juta?
Mitsubishi Attrage -istimewa-raselnews.com
RASELNEWS.COM - Dengan anggaran sekitar Rp 200 juta konsumen memiliki cukup banyak pilihan untuk memiliki sebuah mobil, baik itu mobil bekas maupun mobil baru dengan skema kredit.
Di antara deretan mobil bekas, Mitsubishi Attrage menonjol dengan sejumlah keunggulan. Apalagi Mitsubishi Attrage, memiliki dimensi dan spesifikasi teknis mirip dengan Mitsubishi Mirage sehingga menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Mobil ini menawarkan kenyamanan yang baik dan kabin yang cukup luas, cocok untuk kebutuhan harian. Khususnya, varian Attrage produksi tahun 2016 hingga 2018 memiliki harga yang terjangkau, sangat cocok untuk anggaran Rp 200 juta.
Keunggulan Mitsubishi Attrage Bekas
1. Harga Terjangkau
Di pasar mobil bekas Indonesia, Mitsubishi Attrage dijual dengan harga menarik, mulai dari Rp 200 hingga Rp 250 juta.
Khusus varian transmisi manual tahun produksi 2016 hingga 2018 bisa didapatkan dengan harga termurah sekitar 200 juta.
BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport 2026 Makin Gagah, SUV Diesel Premium dengan Fitur Modern dan Tenaga Tangguh
Sementara itu, varian lainnya bisa dibanderol di kisaran 300 juta rupiah. Ini menjadikannya opsi ideal bagi pembeli mobil pertama atau yang berniat menggunakannya untuk layanan taksi online.
2. Efisien Konsumsi BBM
Keunggulan lain dari Mitsubishi Attrage adalah konsumsi bahan bakarnya yang hemat, hanya sekitar 5 liter per 100 km perjalanan campuran menurut data dari Otoritas Registrasi Kendaraan Vietnam.
Hal ini menjadi nilai plus bagi pengguna, terutama bagi mereka yang menjalankan usaha transportasi, karena mampu menekan biaya operasional.
BACA JUGA:Mitsubishi L300 Mini Bus 2026 Meluncur: Diesel Legendaris Makin Modern, Siap Angkut Penumpang & Cuan Maksimal
Walaupun tenaganya tidak sebesar sedan B-segment lainnya, performa Mitsubishi Attrage tetap stabil dan ringan. Mobil ini menggunakan mesin 1.2L, 3 silinder, dengan tenaga maksimal 78 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 100 Nm pada 4.000 rpm. Kecepatan maksimalnya mencapai 172 km/jam.
3. Desain Kompak, Kabin Luas
Mitsubishi Attrage generasi awal hadir dengan desain yang kompak, ideal untuk digunakan di jalanan kota besar.
Tampilan luarnya memang simpel dan cenderung konservatif khas Jepang, mungkin kurang menarik bagi yang menyukai desain modern. Namun, bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan dan ketahanan, ini adalah nilai tambah.
BACA JUGA:Mitsubishi Xpander 2026 Hadir Lebih Modern, Fitur Semakin Canggih dan Nyaman untuk Keluarga
Walau desain eksteriornya tidak mencolok, interior Mitsubishi Attrage (khususnya keluaran 2016–2018) mendapat penilaian positif.
Kabinnya lapang dan nyaman. Dimensinya secara keseluruhan adalah 4.245 x 1.670 x 1.515 mm—lebih kecil dari banyak sedan sekelasnya—namun wheelbase sepanjang 2.550 mm tetap menjamin kenyamanan ruang penumpang.
Desain interior lebih mengedepankan fungsi ketimbang estetika, seperti atap yang tinggi untuk ruang kepala lega. Varian transmisi manual dilengkapi fitur standar seperti jok kain tahan air, AC manual, dan sistem hiburan CD/USB/AUX/Bluetooth.
BACA JUGA:Mitsubishi Targetkan 3.000 SPK di IIMS 2026, Xpander Series dan Destinator Jadi Andalan
Salah satu nilai plus adalah jarak ground clearance 170 mm, lebih tinggi dibandingkan sedan kecil lainnya. Radius putar minimum hanya 4,8 meter—lebih kecil dari Toyota Vios (5,1 meter)—membuatnya sangat gesit di jalanan sempit.
Kekurangan Mitsubishi Attrage Bekas
Meski mesin 1.2L-nya mampu mencapai kecepatan 172 km/jam, performanya masih kalah dibanding banyak sedan B-segment lain yang memakai mesin 1.5L.
Sumber: