Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Harga di Bawah Rp100 Juta

Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Harga di Bawah Rp100 Juta

Rekomendasi Mobil Bekas Diesel Harga di Bawah Rp100 Juta-istimewa-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Pasar otomotif Indonesia khususnya mobil bekas diesel murah, dengan harga di bawah Rp 100 juta memiliki karakter yang cukup unik.

Pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat serta perkembangan ekonomi yang belum merata membuat permintaan kendaraan pribadi terus meningkat. Kondisi ini juga membentuk preferensi masyarakat yang berbeda dibandingkan negara-negara maju.

BACA JUGA:7 Mobil Bekas Selevel Isuzu Panther yang Irit dan Tangguh untuk Jangka Panjang

Jika di banyak negara maju tren kendaraan listrik mulai berkembang pesat, di Indonesia mobil bermesin diesel justru masih sangat diminati. Salah satu alasannya adalah faktor ekonomi.

Bagi sebagian masyarakat, mobil diesel dinilai lebih efisien karena konsumsi bahan bakarnya irit dan masih bisa menggunakan solar bersubsidi yang harganya lebih terjangkau.

Tidak heran jika mobil diesel hingga kini tetap menjadi pilihan banyak konsumen. Bahkan beberapa model seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner kerap dianggap sebagai simbol kendaraan kalangan menengah atas.

Selain karena performanya, harga kedua mobil tersebut juga tergolong tinggi dengan banderol yang bisa mencapai lebih dari Rp500 juta.

BACA JUGA:Mobil Bekas Harga Motor Premium, Ini 5 Pilihan Irit dan Tangguh untuk Harian

Menariknya, bukan hanya unit baru yang memiliki harga mahal. Di pasar mobil bekas, kendaraan diesel juga cenderung memiliki nilai jual kembali yang tinggi.

Contohnya Toyota Kijang Innova Reborn Diesel yang harga bekasnya masih relatif tinggi. Bahkan Innova diesel generasi pertama saja masih bisa dijual di atas Rp150 juta, tergantung kondisi.

Meski demikian, bagi konsumen yang ingin memiliki mobil diesel dengan anggaran terbatas, masih ada beberapa pilihan menarik di pasar mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta. Berikut beberapa di antaranya.

1. Chevrolet Spin LTZ Diesel 2012

BACA JUGA:7 Pilihan Mobil Bekas Terbaik untuk Keluarga di 2026: Irit, Tangguh, dan Nyaman untuk Perjalanan

Chevrolet Spin LTZ Diesel menjadi salah satu pilihan mobil diesel bekas yang cukup menarik. Mobil ini merupakan model paling muda dalam daftar karena mulai diproduksi pada 2012. Dari segi desain, tampilannya tergolong modern untuk ukuran MPV di kelasnya.

Spin Diesel dibekali mesin 2.0 liter CRDi 4 silinder DOHC dengan tenaga sekitar 75 hp dan torsi maksimal 190 Nm. Meski tidak terlalu bertenaga, performanya masih terasa cukup layak untuk penggunaan harian.

Untuk fitur keselamatan, mobil ini sudah dilengkapi berbagai perangkat seperti ABS, EBD, dual airbag, engine immobilizer, crash sensor, serta pengingat pintu terbuka.

Di pasar mobil bekas, Chevrolet Spin Diesel manual biasanya dibanderol mulai sekitar Rp90 jutaan, sedangkan versi otomatisnya bisa mencapai sekitar Rp105 juta.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Bekas Toyota Avanza, Lengkap Cicilan, DP, dan Tenor Terbaru

Namun calon pembeli perlu mempertimbangkan ketersediaan suku cadang. Sebagai mobil merek Amerika yang sudah tidak dipasarkan di Indonesia, spare part Chevrolet Spin terkadang lebih sulit ditemukan dan sering membutuhkan bengkel spesialis.

2. Toyota Kijang Kapsul Diesel 1997

Pilihan berikutnya adalah Toyota Kijang Kapsul Diesel keluaran 1997. Model ini merupakan Kijang generasi keempat yang pada masanya hadir untuk menantang rival utama di segmen diesel, yaitu Isuzu Panther.

Mobil ini menggunakan mesin diesel berkode 2L berkapasitas 2.446 cc dengan konfigurasi 4 silinder. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 80 hp pada 4.200 rpm dan torsi maksimal 162 Nm.

BACA JUGA:Pilihan Mobil Bekas Murah untuk Mudik Ramadan dan Lebaran 2026, Kabin Lega, Murah Biaya Perawatan

Toyota Kijang Kapsul Diesel hadir dalam beberapa varian seperti SSX, SSX-G, LX, hingga LSX. Saat ini, harga bekasnya tergolong cukup terjangkau. Untuk varian LSX tahun 1997, misalnya, bisa ditemukan mulai sekitar Rp90 jutaan.

Meski terkenal tangguh dan mampu menggunakan bahan bakar solar berkualitas rendah, mobil ini memiliki kekurangan dari sisi performa karena belum dilengkapi turbo. Akibatnya, akselerasinya terasa cukup lambat dan suara mesinnya relatif berisik.

3. Isuzu Panther 2005

Isuzu Panther kerap dijuluki sebagai salah satu mobil diesel paling tangguh di Indonesia. Model tahun 2005 atau 2006 merupakan versi facelift yang mendapatkan sejumlah pembaruan pada bagian lampu, grille, dan fog lamp.

BACA JUGA:Rp 30 Juta Dapat Mobil Apa? Ini 15 Rekomendasi Mobil Bekas Murah Terbaik di 2026

Panther generasi ini tersedia dalam beberapa varian seperti LM Smart Turbo, LV Smart Turbo, LV Adventure, LS Turbo, hingga Grand Touring. Seluruh varian telah menggunakan mesin diesel turbo berkode 4JA1-L berkapasitas 2.5 liter dengan sistem direct injection.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 80 hp pada 3.500 rpm dan torsi 182 Nm pada 1.800 rpm. Walau tidak sekuat mobil diesel modern, mesin Panther dikenal sangat tangguh dan mudah dirawat.

Di pasar mobil bekas, Isuzu Panther 2005 bisa ditemukan dengan harga mulai sekitar Rp70 jutaan untuk varian LM Smart Turbo.

Dengan reputasi mesin yang bandel dan konsumsi bahan bakar yang irit, mobil ini masih menjadi pilihan rasional bagi pencari mobil diesel murah.

BACA JUGA:Mobil Bekas Tahun Muda Ini Dibanderol Kurang Rp 100 Jutaan! Cocok untuk Kaum Mendang-mending

4. Mitsubishi Kuda Diesel Gen 2

Pilihan terakhir adalah Mitsubishi Kuda Diesel generasi kedua. Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 1999 dan mendapatkan pembaruan desain pada 2002, termasuk penggunaan lampu model kristal serta tampilan yang lebih modern.

Dari sisi mesin, Kuda Diesel menggunakan mesin 2.5 liter 4 silinder SOHC dengan sistem direct injection yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 84,8 hp dan torsi 159 Nm. Namun mesin ini belum dilengkapi turbo sehingga performanya tergolong santai.

Di pasar mobil bekas, Mitsubishi Kuda Diesel bisa ditemukan mulai sekitar Rp80–90 jutaan tergantung kondisi. Meski begitu, calon pembeli perlu memperhatikan beberapa masalah umum seperti potensi overheat atau putaran mesin yang tidak stabil saat AC menyala.

Sumber:

Berita Terkait