Konflik Geopolitik Picu Lonjakan Minat Kendaraan Listrik Global
Konflik Geopolitik Picu Lonjakan Minat Kendaraan Listrik Global-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM – Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran turut memicu gejolak pada sektor energi global, ditandai dengan lonjakan harga bahan bakar seperti bensin dan diesel. Kondisi ini secara tidak langsung mendorong pergeseran preferensi konsumen ke arah kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
BACA JUGA:10 Mobil yang Diprediksi Meluncur di 2026, Dari Hybrid hingga Listrik Penuh
Di Australia, tren peningkatan minat terhadap EV terlihat signifikan. Dalam kurun waktu tiga minggu, pencarian kendaraan listrik tercatat melonjak hingga 111 persen. Sementara itu di kawasan Eropa, kendaraan listrik mulai mengungguli diesel sebagai jenis kendaraan berbahan bakar terlaris di sejumlah negara.
BACA JUGA:Mobil Lawas Rasa Gaya: 3 Pilihan Sedan Klasik Ramah Kantong Mahasiswa
Presiden National Australian Electric Vehicle Association, James Pickering, menyebut fenomena ini sebagai respons atas kekhawatiran terhadap keamanan energi yang selama ini telah dirasakan Australia.
Hal senada disampaikan Brendon Green, General Manager Automotive Solutions Pickles, yang mengungkapkan bahwa jumlah konsumen yang memasukkan EV ke dalam daftar keinginan mereka meningkat hampir dua kali lipat sejak harga bahan bakar mengalami kenaikan tajam.
BACA JUGA:Suzuki Perkenalkan Mobil Terbaru Suzuki XBee, Tampil dengan Teknologi Hybrid dan Fitur Modern
Tingginya permintaan juga tercermin dari stok kendaraan listrik yang tengah dalam proses pengiriman, di mana sebagian besar telah habis terjual sebelum tiba di pasar. Meski demikian, dampak penuh dari lonjakan minat ini diperkirakan baru akan terlihat dalam beberapa bulan mendatang. (dby)
Sumber:


