Banjir di Seluma Rendam Puluhan Rumah, Warga Muara Danau Terdampak Parah

Banjir di Seluma Rendam Puluhan Rumah, Warga Muara Danau Terdampak Parah

Banjir di Seluma Rendam Puluhan Rumah, Warga Muara Danau Terdampak Parah-istimewa-dokumen

RASELNEWS.COM, TALO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma sejak Minggu malam (5/4) tidak hanya menyebabkan jembatan di Desa Lubuk Resam putus dan longsor di Kecamatan Ulu Talo, tetapi juga memicu banjir yang merendam puluhan rumah warga.

 

Sedikitnya 50 rumah di Desa Muara Danau, Kecamatan Talo, terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi ini menyulitkan warga untuk menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.

BACA JUGA:Burung Hantu Jangan Dipelihara, BKSDA Seluma Terima Penyerahan Dari Warga

 

Kepala Desa Muara Danau, Darmadi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Air Talo yang dipicu oleh tingginya curah hujan.

 

“Banjir terjadi karena curah hujan tinggi sehingga Sungai Air Talo meluap dan merendam permukiman warga,” ujar Darmadi.

BACA JUGA:7 CJH Lansia Asal Kabupaten Seluma Siap Diberangkatkan, Ada yang Berumur 90 Tahun

 

Selain merendam rumah, banjir juga menyebabkan kerugian di sektor pertanian dan peternakan. Tanaman padi dan jagung milik warga dilaporkan rusak, sementara sejumlah ternak hanyut terbawa arus.


Banjir di Seluma Rendam Puluhan Rumah, Warga Muara Danau Terdampak Parah-istimewa-dokumen

 

“Air yang cukup tinggi membuat warga kesulitan menyelamatkan harta benda. Tanaman rusak dan ternak ikut hanyut,” tambahnya.

BACA JUGA:Dinas Pertanian Seluma Data Jumlah Ternak untuk Hewan Kurban

 

Darmadi menyebutkan, air mulai surut pada Senin pagi (6/4), dan warga kini mulai melakukan pembersihan serta pemulihan pascabanjir.

 

Ia juga menyoroti perlunya penanganan serius terhadap alur Sungai Air Talo, mengingat banjir kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

BACA JUGA:Ini Daftar Layanan Publik yang Tetap Beroperasi di Seluma Meski WFH Diberlakukan

 

“Perlu ada langkah penanganan agar sungai tidak lagi meluap dan membanjiri permukiman saat hujan deras,” pungkasnya. (rwf)

 

Sumber: