Sat Reskrim Polres Seluma Lakukan Pulbaket Terkait Dugaan Bullying Murid SD

Sat Reskrim Polres Seluma Lakukan Pulbaket Terkait Dugaan Bullying Murid SD

Polres Seluma melakukan pulbaket dugaan bully murid SD-Fauzan-rasel

RASELNEWS.COM - Menyikapi beredarnya informasi viral di media sosial terkait dugaan tindakan bullying terhadap seorang murid Sekolah Dasar (SD) berinisial AMA di wilayah Kecamatan Semidang Alas (SA). 

BACA JUGA:Jumlah ASN Membludak, Tahun 2026 Pemkab Seluma Tidak Usulkan Pengadaan CPNS

Jajaran Sat Reskrim Polres Seluma bergerak cepat melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Kegiatan pulbaket dilaksanakan  di Kelurahan Pajar Bulan dan Desa Pinju Layang, Kecamatan SA Kabupaten Seluma.

BACA JUGA:Laptop Lenovo Paling Awet dan Ngebut untuk Kerja maupun Kuliah, Ini Rekomendasinya

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Reskrim turut didampingi oleh pihak UPTD PPA dari Dinas P3APPKB Kabupaten Seluma.

Kapolres Seluma AKBP Bonar R.P Pakpahan SIK didampingi Kasat Reskrim  AKP Panji Nugraha, S.T.K membenarkan mengenai pulbaket yang dilakukan.

"Kami melakukan pulbaket untuk memastikan informasi yang kami terima. Apakah benar terjadi bullying atau tidak," ujar Kasat Reskrim. 

BACA JUGA:Yadea OSTA Meluncur di Indonesia, Motor Listrik Pintar dengan Jarak Tempuh 150 Km untuk Mobilitas Harian

Pulbaket difokuskan pada klarifikasi terhadap sejumlah pihak terkait. Termasuk orang tua siswa, pihak sekolah, guru, serta beberapa siswa yang merupakan teman sekelas yang bersangkutan.

Dari hasil pengumpulan keterangan, diketahui bahwa murid SD  berinisial AMA merupakan murid kelas 3 SDN 02 Seluma yang selama ini mengikuti pembelajaran secara terpisah di ruang khusus. 

BACA JUGA:Sabun Cuci Muka Pria untuk Atasi Jerawat: Kulit Lebih Bersih, Segar, dan Percaya Diri

Dikarenakan mengalami kesulitan dalam membaca dan berhitung serta memiliki perilaku yang dinilai berbeda dibandingkan siswa lainnya.

Berdasarkan keterangan orang tua, anak tersebut memang memiliki riwayat sering berkelahi dan mengalami kendala dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Sumber: polres seluma