Menanti Realisasi Jalan Hotmix, Anggaran Rp 30 Miliar Siap Dikucurkan

Menanti Realisasi Jalan Hotmix, Anggaran Rp 30 Miliar Siap Dikucurkan

SURVEI: BPJN dan Dinas PUPR Kaur melakukan survei jalan Desa Tanjung Aur-Julianto-Raselnews.com

RASELNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kaur saat ini tengah menunggu kabar kepastian dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait proyek perbaikan ruas jalan di Desa Tanjung Aur Maje. Meski sebelumnya telah mendapatkan sinyal positif, jadwal dimulainya pengerjaan infrastruktur vital tersebut hingga kini belum menemui titik terang.

"Kami masih menunggu instruksi dan petunjuk teknis lebih lanjut dari BPJN, mengingat pembangunan jalan Tanjung Aur ini sepenuhnya diusulkan melalui skema dana Inpres," ujar Lendrianto, ST. Kabid Bina Marga Dinas PU PR Kaur Rabu 29 April 2026.

Proyek ini diproyeksikan akan menelan biaya sekitar Rp30 miliar berdasarkan hasil kajian mendalam yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan dana tersebut, pemerintah berencana melakukan perbaikan total pada akses jalan sepanjang 15 kilometer demi mendukung mobilitas warga setempat.

BACA JUGA:Maje Jadi Lokasi Strategis, Pembangunan Jembatan Timbang di Kaur Segera Terealisasi

BACA JUGA:Jambu Kristal Ternyata Ampuh Atasi Diare dan Mencret

"Kebutuhan anggaran diprediksi mencapai Rp30 miliar jika tidak ada perubahan signifikan, sesuai dengan hasil analisis lapangan yang sudah kami rampungkan," ungkapnya.

Rencana pembangunan ini tidak hanya fokus pada pengaspalan jalan dengan material hotmik yang berkualitas tinggi, tetapi juga mencakup infrastruktur pendukung lainnya. Pembangunan drainase serta penguatan struktur jembatan di sepanjang jalur tersebut masuk dalam paket pengerjaan terintegrasi.

"Nantinya seluruh jalan akan dikerjakan dengan standar hotmik, termasuk fasilitas pendukung seperti jembatan dan saluran siring pasang agar bangunan lebih tahan lama," tambahnya.

BACA JUGA:Tak Hanya Enak Untuk Lalapan, Sayur Bulat Hijau Kecil Juga Penuh Khasiat

BACA JUGA:Bukan Sekadar Hindari Gula: Ini Rahasia Tersembunyi Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Melihat pola pelaksanaan dana Inpres pada tahun-tahun sebelumnya, proses fisik di lapangan diperkirakan baru akan dimulai pada bulan Oktober mendatang. Dalam proyek ini, Pemkab Kaur berperan sebagai pengawas dan penerima manfaat, sementara eksekusi teknis sepenuhnya dilakukan oleh BPJN Bengkulu.

"Jika permohonan kita disetujui, kemungkinan besar pengerjaan dimulai Oktober, berkaca pada jadwal pelaksanaan dana Inpres di periode sebelumnya," pungkas Lendri. (jul)

Sumber: kabid bina marga dinas pu pr kaur