RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Saat pemilik kebun kelapa sawit tersenyum sumringah, petani kopi di Kabupaten Bengkulu Selatan malahan cemberut, bahkan sesekali menjerit.
Mereka mengeluhkan tidak stabilnya harga jual biji kopi kering. Bahkan menjelang bulan Ramadan, harga kopi turun. Sebelumnya Rp 24 ribu per kg, meluncur ke bawah menjadi Rp 21 ribu per kg. Kondisi ini jelas menimbulkan penderitaan. “Harga kopi tidak stabil, kadang naik kadang turun. Seperti saat ini menjelang puasa harga turun, kondisi ini terus terjadi setiap tahun,” keluh Sudiman Efendi, SH, petani kopi di Ulu Sebilo Desa Ganjuh Kecamatan Pino. Selain harga tidak stabil, petani kopi juga mengeluhkan mahalnya harga racun dan langkanya pupuk. Padahal racun dan pupuk merupakan kebutuhan utama menggarap kebun agar hasil maksimal. “Harga kopi murah, racun dan pupuk mahal. Memang sakit kondisi seperti ini,” ungkapnya. Meski kondisi memprihatinkan, petani kopi tetap bertahan. Mereka mengatur siasat agar hasil penjualan kopi dapat digunakan untuk biaya hidup. Salah satu strategi adalah mengurangi biaya perawatan kebun. “Karena pupuk dan racun mahal, terpaksa jarang meracun dan memupuk. Memang hasilnya tidak maksimal, tapi harus bagaimana lagi karena dipaksa keadaan. Harapan kedepan supaya harga racun dan pupuk stabil, harga kopi bisa naik,” Sudiman. (yoh)Petani Kopi Susah Tersenyum
Minggu 27-03-2022,16:13 WIB
Reporter : rasel03
Editor : rasel03
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,18:43 WIB
Dorong Kemandirian Pangan Rumah Tangga, Pemkab Bengkulu Selatan Optimalkan Program Gegeghaman
Selasa 21-04-2026,19:44 WIB
BREAKINGNEWS: Tiga Karyawan PTPN VII Seluma Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia
Selasa 21-04-2026,18:19 WIB
Misteri Jenazah di Pantai Merpas, Polisi Imbau Warga Kehilangan Segera Melapor
Rabu 22-04-2026,11:52 WIB
Kasus 144 Paket Sabu-sabu, Polres Bengkulu Selatan Kejar Bandar Besar
Selasa 21-04-2026,18:27 WIB
Kaur Menuju Era Digital, Desa Cantik Jadi Senjata Baru Akurasi Pembangunan
Terkini
Rabu 22-04-2026,18:00 WIB
Ketua Bhayangkari Cabang Kaur Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual di SMPN 1 Kaur
Rabu 22-04-2026,17:54 WIB
Tanpa Keluarga, Jenazah Misterius di Laut Merpas Akhirnya Dimakamkan
Rabu 22-04-2026,17:47 WIB
Dinas Pariwisata Kaur Gelar Pemilihan Duta Wisata Dang Odang 2026
Rabu 22-04-2026,17:46 WIB