RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Untuk mempertahankan Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai salah satu daerah dengan sumber pangan terbesar di Provinsi Bengkulu, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, melarang keras lahan persawahan dialihfungsikan. Seperti jadi komplek perumahan, atau lahan perkebunan.
BACA JUGA:Bupati Gusnan Pastikan Penataan Kota Terus Dilakukan Kebijakan tersebut dikeluarkan juga sebagai tindaklanjuti Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN No 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 tentang Penetapan Peta Lahan Sawah yang dilindungi sejak beberapa waktu lalu. “Kabupaten Bengkulu Selatan salah satu daerah swasembada pangan, guna mempertahankannya lahan pertanian tidak boleh dialihfungsikan. Kedepan akan dibuat aturan terkait larangan alih fungsi lahan ini,” jelas Bupati Gusnan Mulyadi. Sementara itu, Kepala Bappeda-Litbang BS, Drs. H. Yulian Fauzi, M.AP melalui Kabid Perekonomian Sumber Daya Alam dan Infrastruktur, Arif Budiman, S.Hut, M.Ling menambahkan, keputusan terkait larangan alih fungsi lahan tersebut mulai diberlakukan. Bahkan, untuk mempertegas keputusan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPRD BS terkait pembentukan payung hukumnya. BACA JUGA:Ratusan Rumah di Desa Tebat Sibun Terendam Dalam waktu dekat, Peraturan Daerah (Perda) mengenai kawasan pertanian akan segera disahkan. "Ya, lahan pertanian terutama sawah saat ini sudah dilindungi. Bahkan, agar lebih tegas, payung hukum berupa Perda akan segera disahkan. Ini bertujuan agar luas lahan persawahan di Kabupaten BS tidak berkurang akibat dialihfungsikan menjadi lahan perumahan," kata Arif Budiman. Kebijakan larangan alih fungsi lahan ini berlaku di semua kecamatan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Dengan kebijakan ini diharapkan Bengkulu Selatan tetap konsisten sebagai daerah lumbung pangan. "Kami berharap, para pengembang perumahan dapat mematuhi apa yang sudah menjadi ketetapan pemerintah," tegasnya. (one)Pemkab Bengkulu Selatan Larang Alih Fungsi Lahan
Kamis 30-06-2022,14:22 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Senin 16-02-2026,19:56 WIB
Listrik Padam di Bengkulu Selatan Akibat Hujan Badai, PLN Sebut JTM Putus di Depan Polres
Senin 16-02-2026,19:19 WIB
Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan
Senin 16-02-2026,14:34 WIB
Kadis Dikbud Ajak Pelajar Isi Libur Ramadan dengan Aktivitas Positif
Selasa 13-01-2026,17:04 WIB
Tebat Gelumpai Jadi Destinasi Baru di Bengkulu Selatan
Senin 12-01-2026,19:32 WIB
Bupati Rifa'i Tajudin Lantik 1.187 PPPK Paruh Waktu Bengkulu Selatan, Ini Pesannya
Terpopuler
Senin 16-02-2026,14:34 WIB
Kadis Dikbud Ajak Pelajar Isi Libur Ramadan dengan Aktivitas Positif
Senin 16-02-2026,19:56 WIB
Listrik Padam di Bengkulu Selatan Akibat Hujan Badai, PLN Sebut JTM Putus di Depan Polres
Senin 16-02-2026,19:19 WIB
Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan
Senin 16-02-2026,18:00 WIB
Teras Tertutup Jadi Tren Hunian 2026: Solusi Cerdas Ruang Santai Privat yang Tetap Estetik
Senin 16-02-2026,15:00 WIB
Inspirasi Desain Kanopi Minimalis 2026: Tampilan Modern yang Fungsional dan Estetik
Terkini
Senin 16-02-2026,20:30 WIB
Honda Scoopy 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Skutik Retro Stylish dengan Warna Lebih Fresh dan Fitur Modern
Senin 16-02-2026,20:00 WIB
Skutik Retro Suzuki Menggoda Pasar, Siap Tantang Honda Scoopy di Segmen Stylish
Senin 16-02-2026,19:56 WIB
Listrik Padam di Bengkulu Selatan Akibat Hujan Badai, PLN Sebut JTM Putus di Depan Polres
Senin 16-02-2026,19:19 WIB
Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan
Senin 16-02-2026,19:00 WIB