JAKARTA, RASELNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) tengah memproses pencairan tunjangan insentif bagi guru madrasah bukan PNS.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain mengatakan, Kemenag telah mengalokasikan anggaran tunjangan insentif untuk guru madrasah yang masih berstatus non sertifikasi. “Masih terus berproses, utamanya terkait pembuatan rekening bank. Kami sudah alokasikan untuk sekitar 210 ribu guru madrasah," kata Zain dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Selasa, 20 September 2022. BACA JUGA:Kemendikbudristek Pastikan Semua Guru dapat Tunjangan Profesi "Surat Perintah Pembayaran Dana sudah terbit, sehingga ketika semua rekening guru ini sudah siap, Bank Penyalur akan segera transfer insentif guru madrasah bukan PNS,” sambungnya. Adapun insentif tersebut diberikan kepada guru bukan PNS pada Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). "Besarannya Rp250ribu per bulan dipotong pajak sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya. “Kami akan rapel satu tahun dan diupayakan bisa cair paling lambat November 2022. Para penerima akan mendapat Rp3 juta dipotong pajak sesuai ketentuan,” imbuhnya. Insentif ini, kata Zain, merupakan bentuk rekognisi negara kepada guru yang telah berdedikasi dan mengabdikan hidupnya dalam mencerdaskan anak bangsa. BACA JUGA:Sering Cepat Pulangkan Murid, Pembayaran Tunjangan Kepsek dan Guru SDN 38 Seluma Ditunda Dia berharap tunjangan ini bisa memotivasi guru madrasah bukan PNS untuk lebih berkinerja meningkatkan mutu dan layanan pendidikan. “Jasa mereka sangat besar dalam peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi peserta didik di madrasah pada semua level,” tuturnya. Zain menyebut lantaran keterbatasan anggaran insentif diberikan kepada guru madrasah bukan PNS yang memenuhi kriteria dan sesuai dengan ketersediaan kuota masing-masing provinsi. 1. Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama) 2. Belum lulus sertifikasi 3. Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) 4. Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama 5. Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah, yaitu guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang diangkat oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah, Kepala Madrasah Negeri dan/atau pimpinan penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk jangka waktu paling singkat 2 tahun secara terus menerus, dan tercatat pada satuan administrasi pangkal di madrasah yang memiliki izin pendirian dari Kementerian Agama serta melaksanakan tugas pokok sebagai guru. Diprioritaskan bagi guru yang masa pengabdiannya lebih lama dan ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Lama Mengabdi 6. Memenuhi kualifikasi akademik S-1 atau D-IV 7. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya 8. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama BACA JUGA:Kemenag Ikutkan Guru Non PNS ke BPJS Ketenagakerjaan 9. Belum usia pensiun (60 tahun). Insentif akan diprioritaskan bagi guru yang usianya lebih tua 10. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah 11. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah 12. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif "Terakhir, tunjangan insentif dibayarkan kepada guru yang dinyatakan layak bayar oleh Simpatika. Ini akan dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar," pungkasnya. (**)Ini Kriteria Guru Madrasah Non PNS yang Berhak Terima Tunjangan
Rabu 21-09-2022,08:33 WIB
Reporter : admin53radarselatan
Editor : admin53radarselatan
Kategori :
Terkait
Kamis 26-03-2026,18:20 WIB
Kadis Dikbud Ingatkan Seluruh Guru Jangan Tambah Libur
Minggu 15-03-2026,15:34 WIB
RPP Penting Dibuat Oleh Guru, Bukti Integritas Tinggi dalam Mendidik Siswa
Minggu 15-03-2026,15:25 WIB
Disdikbud Sebut Belum Ada Informasi Pendaftaran PPPK Guru tahun Ini
Selasa 03-03-2026,10:39 WIB
Besaran Zakat Fitrah 1447 H di Kabupaten Seluma Ditetapkan, Tertinggi Rp45 Ribu per Jiwa
Sabtu 28-02-2026,09:33 WIB
43 Ribu Guru di Provinsi Bengkulu Terima Tunjangan Khusus, Total Anggaran Capai Rp636 Miliar
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,18:02 WIB
Pemkab Seluma Resmi Terapkan WFH, ASN Hanya Bekerja Empat Hari di Kantor
Rabu 01-04-2026,15:37 WIB
Menhan Tinjau Pembangunan Batalyon 891/TP di Seluma
Rabu 01-04-2026,17:26 WIB
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Rabu 01-04-2026,15:41 WIB
UMK Seluma Belum Ditetapkan, Pengupahan Masih Mengacu UMP
Terkini
Rabu 01-04-2026,18:02 WIB
Pemkab Seluma Resmi Terapkan WFH, ASN Hanya Bekerja Empat Hari di Kantor
Rabu 01-04-2026,17:30 WIB
Vespa Sprint S dan Primavera S 2026 Resmi Meluncur dengan Peningkatan Baru
Rabu 01-04-2026,17:26 WIB
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Rabu 01-04-2026,17:11 WIB
Samsung Galaxy S26 Dikritik Habis-habisan Saat Dibandingkan dengan iPhone 17
Rabu 01-04-2026,16:54 WIB