Biji kacang hijau mengandung protein, mineral, kalsium, fosfor, lemak, vitamin B1, (tiamin), vitamin B2 (riboflavin).
BACA JUGA:Perhatikan...! Ini Catatan Penggunaan DAK di Bengkulu Tahun 2022, DJPb Optimalkan Penyaluran
Memakan biji kacang hijau bisa meningkatkan produksi ASI. Caranya bisa dijadikan bubur, atau toge.
7. Kelor
Daun kelor dengan nama latin Moringa oliefera Lamk mengandung protein, fiber, lemak, karbohidrat, kalsium dan zat besi, vitamin C, kalsium potasium. Sehingga daun kelor diyakini mampu meningkatkan produksi ASI.
BACA JUGA:Viral Ekspresi Pengantin Wanita
8. Pare
Pare yang memiliki nama latin Momordica charantia L banyak terdapat di daerah tropika.
Tanaman ini mengandung alkaloid Triterpenoid Saponin Flavonoid diduga dapat bersifat toksik pada kadar tertentu.
Dengan kandungan tersebut, pare pun dianggap memiliki manfaat memperlancar ASI
9. Buah Pepaya
Buah pepaya dengan nama latin carica papaya L mengandung Protein Gula, Vitamin A dan vitamin B (thiamin, riboflavin), Vitamin C (asam askorbat) Vitamin D Asam folat Karotenoid Karbohidrat (fluktosa, glukosa, manitol, xylitol) Minak atsiri Getah yang terkandung dalam setiap bagian.
BACA JUGA:Babak Baru Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa di Seluma, Siapa Tersangka?
Tanaman pepaya bahkan mengandung sejumlah enzim (esterase, protease), dan enzim yang paling banyak terkandung adalah papain (enzim proteolitik) dan kimopapain.
Dengan kandungan nutrisi tersebut, buah pepaya akhirnya dianggap memiliki manfaat memperlancar ASI.
BACA JUGA:Bupati Kembali Ngantor di Dusun, Desa Mana Saja yang Jadi Sasaran?
10. Kunyit
Dalam beberapa kebudayaan, kunyit dianggap sebagai galactagogue, yakni bahan yang bisa meningkatkan produksi ASI.
Namun, klaim ini belum terbukti secara ilmiah dan belum ada data yang menunjukkan batas asupan yang aman untuk bila dikonsumsi selama menyusui.