RASELNEWS.COM - GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease atau refluks asam lambung belakangan kembali menjadi sorotan.
Kondisi kronis ini terjadi ketika asam atau isi lambung naik ke kerongkongan, sehingga memicu keluhan seperti rasa panas di dada (heartburn), nyeri ulu hati, hingga sensasi asam di tenggorokan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:5 Jenis Tanaman Unik dan Cantik yang Bikin Rumah Lebih Estetik: Mulai Dari Paku Sampai Kantong Semar
Pada umumnya, GERD ditangani dengan pengobatan medis dan perubahan gaya hidup.
Hanya saja seiring meningkatnya minat terhadap pengobatan alami, sejumlah tanaman herbal mulai dilirik karena dinilai berpotensi membantu meredakan gejala GERD secara alami.
Meski demikian, penggunaan tanaman herbal sebagai terapi pendamping tetap perlu dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Hal ini penting untuk mencegah efek samping maupun interaksi dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
Berikut enam tanaman herbal yang relatif mudah ditemukan dan dikenal memiliki potensi dalam membantu meredakan gejala GERD.
BACA JUGA:10 Jenis Tanaman Cepat Panen dengan Keuntungan Besar, Cocok Dibudidayakan Pemula
1. Lidah Buaya (Aloe vera)
Lidah buaya dikenal luas sebagai tanaman dengan efek menenangkan dan mendukung proses penyembuhan. Dalam dunia kesehatan pencernaan, jus lidah buaya dinilai mampu membantu mengurangi peradangan dan iritasi pada lambung serta kerongkongan.
Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi sirup atau jus lidah buaya dapat membantu menurunkan frekuensi keluhan GERD seperti rasa panas di dada dan regurgitasi.
Untuk keamanan, disarankan memilih produk jus lidah buaya yang telah diolah secara khusus dan bebas aloin, dibandingkan mengolah gel mentah sendiri.
BACA JUGA:6 Manfaat Luar Biasa Gel Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit
2. Jahe (Zingiber officinale)
Jahe telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai gangguan pencernaan. Kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu menenangkan iritasi pada saluran cerna akibat asam lambung.
Rebusan jahe hangat kerap digunakan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman di lambung. Minuman ini juga dapat mendukung proses pencernaan secara alami, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
3. Akar Manis (Glycyrrhiza glabra)
Akar manis, khususnya dalam bentuk deglycyrrhizinated licorice (DGL), dikenal bermanfaat bagi penderita gangguan lambung.
BACA JUGA:Mengenal Manfaat Nanas, Buah Eksotis Kaya Gizi dan Baik untuk Kesehatan
Tanaman ini dapat membantu meningkatkan lapisan lendir pelindung di lambung dan kerongkongan, sehingga mengurangi risiko iritasi akibat paparan asam.
Penting diperhatikan, penggunaan akar manis sebaiknya memilih jenis DGL karena kandungan glisirizin pada akar manis biasa berpotensi meningkatkan tekanan darah bila digunakan dalam jangka panjang.
4. Kamomil (Matricaria chamomilla)
Kamomil populer sebagai herbal penenang, termasuk untuk sistem pencernaan. Teh kamomil dipercaya dapat membantu merilekskan otot-otot saluran cerna, mengurangi kejang, serta meredakan peradangan.
BACA JUGA:Rahasia Makanan yang Membuat Kulit Cerah, Halus, dan Sehat dari Dalam! Terbukti Secara Ilmiah
Efek menenangkan dari kamomil juga membuatnya sering dikonsumsi sebelum tidur, terutama bagi penderita GERD yang gejalanya memburuk di malam hari.
5. Kunyit (Curcuma longa)
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin dinilai berpotensi membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan serta melindungi lapisan lambung.
Beberapa studi juga menyebutkan kunyit dapat membantu mengontrol produksi asam lambung. Untuk meningkatkan penyerapan kurkumin, kunyit sering dikombinasikan dengan sedikit lada hitam.
BACA JUGA:Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui Orang
6. Akar Marshmallow (Althaea officinalis L)
Akar marshmallow kaya akan lendir alami yang dapat membentuk lapisan pelindung pada selaput lendir kerongkongan dan lambung. Lapisan ini membantu menenangkan iritasi serta melindungi jaringan dari paparan asam lambung.
Akar marshmallow biasanya dikonsumsi dalam bentuk infus dingin untuk memaksimalkan kandungan lendirnya, sehingga efek menenangkan dapat dirasakan lebih optimal. (**)