Ribuan BPJS PBI Nonaktif, Ini Solusi yang Dilakukan Pemkab Bengkulu Selatan

Senin 09-02-2026,12:00 WIB
Reporter : Gio
Editor : Gio

RASELNEWS.COM - Penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai sekitar 10 ribuan jiwa dari total 113 ribu penerima yang sebelumnya terdaftar. 

BACA JUGA:Pickup Identik, Harga Berbeda: Jebakan Harga di Balik Logo Merek

Kebijakan tersebut merupakan dampak dari penyesuaian data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan pemerintah pusat sebagai upaya pembaruan dan penyesuaian basis data penerima bantuan sosial.

BACA JUGA:Awas! Wabah Sapi Ngorok Terjang Kabupaten Kaur, Ratusan Ekor Ternak Mati

Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan, Syahriar menjelaskan, perubahan status kepesertaan ini bukan karena dicabut secara sepihak, melainkan hasil sinkronisasi data terbaru yang dilakukan secara nasional. 

BACA JUGA:OJK dan Pemprov Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat UMKM

Dalam proses pembaruan tersebut, sejumlah nama dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan iuran.

BACA JUGA:Ingat! Perusahaan Harus Berkontribusi Untuk Daerah!

“Dari total sekitar 113 ribu peserta BPJS PBI di Bengkulu Selatan, kurang lebih 10 ribuan saat ini berstatus non aktif. Hal ini merupakan dampak penyesuaian data DTSEN yang dilakukan pemerintah,” kata Syahriar.

BACA JUGA:SIWO PWI Award Bukan Sekadar Piala, Ini Pesan Penting di Balik HPN 2026 Banten

Ia mengatakan, masyarakat yang merasa masih layak namun status kepesertaannya tidak aktif, diimbau untuk segera melakukan pengecekan. 

Dinas Sosial membuka layanan bagi warga yang ingin memastikan status BPJS PBI mereka secara langsung.

BACA JUGA:Honda Rilis Motor Listrik Keren, Cocok untuk Milenial, Harga Mulai Rp17 Jutaan

“Masyarakat bisa datang ke Dinas Sosial untuk mengecek apakah kepesertaannya masih aktif atau sudah non aktif. Kami siap membantu mengecek dan memberikan penjelasan terkait perubahan data tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:Raja Motor Petualang Bangkit, Suzuki V-Strom 650 XT Terbaru Siap Meluncur

Sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan telah menyiapkan solusi bagi warga yang terdampak penonaktifan BPJS PBI. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengakomodir warga tersebut melalui program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

BACA JUGA:Suzuki RM-Z450 Hadir dengan Pembaruan Menyeluruh, Siap Jadi Motor Cross Paling Kompetitif

Menurut Syahriar, kebijakan ini diambil agar masyarakat kurang mampu yang sebelumnya bergantung pada BPJS PBI tetap bisa memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan.

“Bagi masyarakat yang BPJS PBI-nya non aktif, pemerintah daerah akan mengakomodir melalui Jamkesda. Ini bentuk komitmen daerah agar masyarakat tetap mendapatkan perlindungan kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA:Motor Super Canggih dengan Fitur Kelas Atas, Skutik Ini Tampil Mirip Moge

Dikatakan Syahriar, Dinas Sosial terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetap mendapatkan bantuan sesuai ketentuan. 

Masyarakat juga diharapkan proaktif memperbarui data kependudukan dan kondisi sosial ekonomi agar tidak terlewat dalam pendataan berikutnya.

BACA JUGA:Di antara dentum dan doa: Jalan sunyi seorang jurnalis

Dengan adanya penyesuaian data ini, pemerintah berharap bantuan sosial, termasuk BPJS PBI, dapat lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria. (*)

Kategori :