Doa Menyambut Ramadan dan Maknanya, Umat Muslim Diajak Bersihkan Hati

Selasa 17-02-2026,07:00 WIB
Reporter : Gio
Editor : Gio

RASELNEWS.COM - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana religius mulai terasa di tengah masyarakat. 

BACA JUGA:Stok Aman 970 Ton, Cadangan Beras Bengkulu Selatan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Pangan

Umat Muslim di berbagai daerah bersiap menyambut bulan penuh berkah dengan meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, serta memperbanyak doa. 

BACA JUGA:Kadis Dikbud Ajak Pelajar Isi Libur Ramadan dengan Aktivitas Positif

Momentum ini menjadi waktu yang istimewa karena Ramadan bukan sekadar bulan puasa, melainkan juga bulan ampunan, rahmat, dan pembebasan dari api neraka.

BACA JUGA:Harga Honda PCX 160 Terbaru 2026: Biaya Operasional Mulai Rp236 Ribuan per Bulan

Tradisi menyambut Ramadan biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian, zikir bersama, hingga saling bermaafan antar sesama. 

BACA JUGA:Inspirasi Tanaman Estetik untuk Teras Sempit Rumah Minimalis

Namun yang paling utama adalah persiapan batin melalui doa dan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan untuk bertemu dan menjalankan ibadah Ramadan dalam keadaan sehat serta penuh keimanan.

BACA JUGA:Inspirasi Desain Kanopi Minimalis 2026: Tampilan Modern yang Fungsional dan Estetik

Salah satu doa yang sering dibaca menjelang Ramadan adalah permohonan agar diberikan keberkahan pada bulan-bulan sebelumnya dan dipertemukan dengan bulan suci. 

Doa tersebut berbunyi, “Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana, wa ballighna Ramadhana,” yang berarti, “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan.” 

BACA JUGA:Gila! TECNO POVA Curve 2 5G Hadir dengan Baterai 8000 mAh, Tahan Seharian Tanpa Powerbank

Doa ini mencerminkan kerinduan umat Muslim terhadap Ramadan sekaligus harapan agar diberikan umur panjang dan kesehatan.

Tokoh agama, Alwahdi Munawar, mengatakan doa menjelang Ramadan merupakan bentuk kesiapan spiritual seorang Muslim. 

BACA JUGA:6 Tren Model Gamis Batik Brokat Warna Rose Gold Ramadan 2026, Nyaman Dipakai dan Tampil Memikat

Menurutnya, bertemu dengan Ramadan adalah nikmat yang sangat besar dan tidak semua orang diberikan kesempatan tersebut.

“Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Karena itu, kita dianjurkan untuk mempersiapkan diri sejak jauh hari, salah satunya dengan memperbanyak doa agar Allah mempertemukan kita dengan Ramadan dalam keadaan sehat dan iman yang kuat,” ujar Alwahdi Munawar.

BACA JUGA:Mau Hunian Nyaman dan Estetik Jelang Lebaran 2026? Ini 5 Rekomendasi Warna Terbaik untuk Interior Rumah

Ia menjelaskan, doa yang dipanjatkan menjelang Ramadan bukan hanya sekadar permintaan umur panjang, tetapi juga permohonan agar diberikan kemampuan untuk memaksimalkan ibadah selama bulan suci. 

Sebab, banyak orang yang secara fisik masih hidup saat Ramadan, namun tidak semua mampu menjalankan ibadah dengan optimal.

BACA JUGA:Cara Menjual Berlian Tanpa Surat, Solusi Cepat Dapat Dana Segar

“Yang kita minta bukan hanya dipertemukan dengan Ramadan, tetapi juga diberi kekuatan untuk menjalankan puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak amal kebaikan. Jangan sampai Ramadan datang, tetapi kita lalai dan tidak memanfaatkannya dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA:Rumah dengan Garasi Tersembunyi, 7 Desain Cerdas untuk Lahan Terbatas

Menurutnya, menjelang Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan memperbaiki hubungan dengan sesama. 

Membersihkan hati dari rasa iri, dengki, maupun permusuhan sangat penting agar ibadah yang dijalankan lebih khusyuk dan diterima oleh Allah SWT.

BACA JUGA:Tata Punch EV Facelift 2026 Resmi Diungkap Jelang Peluncuran, Hadirkan Warna dan Velg Baru

Selain doa khusus menjelang Ramadan, umat Muslim juga dianjurkan memanjatkan doa-doa pribadi sesuai kebutuhan masing-masing. 

Banyak yang memohon agar diberikan kelancaran rezeki, kesehatan bagi keluarga, serta ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. 

BACA JUGA:Naik Kelas atau Blunder? Prediksi Nasib Infinix di 2026 Saat Harga Makin Mahal

Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.

Alwahdi Munawar juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada persiapan fisik seperti kebutuhan bahan makanan atau perlengkapan ibadah, tetapi juga mempersiapkan hati dan mental. 

BACA JUGA:Mobil Listrik Rp 200 Jutaan Guncang Pasar, Penjualan LCGC Merosot 30 Persen di 2025

Ia menekankan bahwa esensi Ramadan terletak pada peningkatan ketakwaan, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.

“Persiapan yang paling penting adalah hati. Kalau hati sudah siap, insyaAllah ibadah akan terasa ringan. Tapi kalau hati belum siap, puasa akan terasa berat. Karena itu, doa menjadi salah satu cara membersihkan hati dan memantapkan niat,” jelasnya.

BACA JUGA:BARU RILIS! HP TECNO Terbaru dan Terbaik 2026, Ada Baterai 8.000 mAh & RAM 12/256 GB

Ia juga mengajak umat Muslim untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan. 

Menurutnya, setiap tahun Ramadan datang membawa kesempatan baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

Oleh karena itu, doa menjelang Ramadan hendaknya disertai tekad untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan amal saleh.

Kategori :