Dinas PUPR Bengkulu Kebut Tender, Perbaikan Jalan Provinsi Dimulai Usai Lebaran

Kamis 05-03-2026,10:09 WIB
Reporter : Aman Santoso
Editor : Aman Santoso

RASELNEWS.COM - Dinas PUPR Provinsi Bengkulu memastikan perbaikan jalan provinsi akan mulai dikerjakan setelah Idul Fitri 1446 Hijriah. Saat ini, seluruh proses lelang proyek tengah diproses oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan pembangunan dan peningkatan jalan tahun ini akan menjangkau 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Gaji P3K Paruh Waktu Bengkulu Selatan Segera Cair, Tunggu Pengesahan DPA Perubahan

“Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah. Saat ini tender masih dalam proses,” ujar Tejo, Rabu (5/3).

Ia menjelaskan, total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan serta jembatan pada tahun ini mencapai Rp400 miliar. Dana tersebut akan didistribusikan untuk mendukung proyek infrastruktur di seluruh wilayah kabupaten/kota.

BACA JUGA:Arus Mudik dan Wisata Diminta Tetap Kondusif, Satpol PP Bengkulu Selatan Didorong Intensifkan Razia Ternak

“Kita targetkan seluruh anggaran dapat terserap maksimal hingga akhir tahun anggaran,” tambahnya.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga mengalokasikan dana sebesar Rp32,5 miliar khusus pembangunan infrastruktur di wilayah Bengkulu Selatan.

BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Gelar Tes Urine Mendadak untuk Seluruh Personel, Ini Hasilnya

Rinciannya meliputi rekonstruksi Jalan Kelutum–Simpang Pino senilai Rp12 miliar, peningkatan ruas Kurawan–Pintu Layang–Padang Lebar sebesar Rp15 miliar, serta pembangunan Jembatan Air Selali Besar dengan nilai anggaran Rp5,5 miliar.

Pembangunan infrastruktur jalan dinilai strategis karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

BACA JUGA:Bengkulu Selatan Disiapkan Jadi Pusat Pertahanan Udara di Selatan Sumatera

Dengan perbaikan akses jalan, mobilitas barang dan jasa diharapkan semakin efisien dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Kategori :