Walk-In Interview Kemnaker Jadi Cara Cepat Pencari Kerja Bertemu Perusahaan

Kamis 05-03-2026,12:22 WIB
Reporter : Aman Santoso
Editor : Aman Santoso

RASELNEWS.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong percepatan penyerapan tenaga kerja melalui program walk-in interview, sebuah metode rekrutmen yang memungkinkan pencari kerja (pencaker) bertemu langsung dengan perusahaan tanpa melalui proses seleksi administrasi yang panjang.

Program ini juga terintegrasi dengan platform SIAPkerja, sehingga proses pencarian dan perekrutan tenaga kerja dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan efisien.

BACA JUGA:Buruan Daftar! Kemnaker Buka 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

Dalam kegiatan terbaru yang digelar di Gedung Pusat Pasar Kerja, Jakarta, sebanyak 150 pencari kerja mengikuti walk-in interview untuk memperebutkan 11 posisi kerja yang tersedia pada sembilan jabatan di perusahaan industri makanan dengan penempatan di wilayah Jabodetabek.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan bahwa metode wawancara langsung ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan secara lebih efektif.

BACA JUGA:Wow, SUV Listrik Milik Chery Internasional Ini Sudah 6.000 Dipesan, Harga Kompetitif di Kelasnya Jadi Faktor

“Metode walk-in interview ini terbukti lebih efisien dalam penyerapan tenaga kerja dibandingkan seleksi administrasi secara daring yang biasanya memakan waktu lebih lama,” ujar Cris saat meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, sistem walk-in interview membuat proses rekrutmen menjadi lebih ringkas. Perusahaan tidak hanya menilai kandidat melalui dokumen seperti CV, tetapi juga dapat berinteraksi langsung untuk menilai potensi dan kesiapan pencari kerja.

BACA JUGA:Dinas PUPR Bengkulu Kebut Tender, Perbaikan Jalan Provinsi Dimulai Usai Lebaran

Sementara bagi pencaker, metode ini memberikan kepastian proses sejak awal serta mengurangi waktu tunggu yang sering kali cukup lama pada proses rekrutmen konvensional.

“Kami ingin memastikan setiap talenta Indonesia memiliki akses yang cepat dan transparan untuk memperoleh pekerjaan,” kata Cris.

BACA JUGA:Gaji P3K Paruh Waktu Bengkulu Selatan Segera Cair, Tunggu Pengesahan DPA Perubahan

Untuk mendukung kelancaran proses rekrutmen, Kemnaker mengimbau para pencari kerja agar terus memperbarui profil mereka di aplikasi SIAPkerja. Profil yang lengkap dan terverifikasi dinilai dapat mempercepat proses seleksi pada berbagai kesempatan rekrutmen berikutnya.

Melalui program ini, Kemnaker menegaskan perannya tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai pengawas agar proses rekrutmen berjalan sesuai regulasi ketenagakerjaan, termasuk memastikan hak-hak pekerja telah terpenuhi sejak tahap awal seleksi.

BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Gelar Tes Urine Mendadak untuk Seluruh Personel, Ini Hasilnya

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk terus memantau informasi resmi terkait agenda walk-in interview melalui media sosial @kemnaker maupun portal resmi kemnaker.go.id,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi tersebut, mengingat kegiatan walk-in interview dilaksanakan secara rutin di Gedung Pusat Pasar Kerja sehingga semakin banyak pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan tersebut.

BACA JUGA:Polres Bengkulu Selatan Gelar Tes Urine Mendadak untuk Seluruh Personel, Ini Hasilnya

Sementara itu, Talent Acquisition Specialist PT Bangkit Lakukuliner Indonesia, Carmenita Natali, menilai program walk-in interview sangat membantu perusahaan dalam menemukan kandidat berkualitas secara lebih cepat.

“Melalui program ini, kami dapat langsung bertemu kandidat potensial, dan tidak sedikit yang akhirnya berhasil direkrut untuk bergabung dengan perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA:Stok Elpiji 3 Kg Selama Ramadan Dipastikan Aman, Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Pengawasan Langsung

Carmenita berharap pemerintah terus mendukung sektor food and beverages dalam skema rekrutmen seperti walk-in interview agar kebutuhan tenaga kerja industri dapat terpenuhi dengan lebih efektif. (*)

Kategori :