RASELNEWS.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut, M.Si, melakukan kunjungan kerja strategis ke Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP RI di Jakarta beberapa hari yang lalu.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola benih bening lobster (BBL) di Kaur yang memiliki kuota luar biasa mencapai 11,89 juta ekor per tahun.
BACA JUGA:Lirik Potensi BBI, Wabup Kaur Lakukan Sidak
“Potensi lobster di Kabupaten Kaur sangat besar dan menjanjikan. Dengan dukungan regulasi serta pengelolaan yang baik, sektor ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Nasrur Rahman.
Pemerintah daerah mencatat sebanyak 700 nelayan di wilayah pesisir mulai dari Pasar Lama hingga Merpas telah memiliki izin resmi, sehingga aktivitas penangkapan benur kini lebih terkontrol.
BACA JUGA:Harga TBS Periode April Rp3.463 Per Kilogram
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kekayaan laut di titik-titik strategis tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang tinggi bagi kelompok usaha bersama nelayan lokal.
“Ini menjadi peluang besar bagi daerah. Karena itu, kami mendorong tidak hanya penangkapan, tetapi juga pengembangan budidaya pembesaran lobster agar nilai tambahnya bisa dinikmati masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA:Kastilon Resmi Dilantik Sebagai Kepala Dinas Dukcapil Bengkulu Selatan
Dalam pertemuan dengan pihak kementerian, Sekda juga menekankan pentingnya dukungan teknologi budidaya dan ketersediaan pakan guna menunjang produktivitas pembesaran lobster di daerah.
Fokus pemerintah saat ini adalah mengubah stigma daerah yang hanya menghasilkan benih menjadi daerah yang mampu melakukan proses pembesaran secara mandiri dan profesional.
BACA JUGA:PLN Tais Pastikan Listrik Normal Saat Pelaksanaan MTQ di Seluma
“Kami ingin ke depan Kaur tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil benih, tetapi juga sebagai sentra budidaya pembesaran lobster yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan ekspor,” tegasnya.
Melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Kaur dan KKP RI, diharapkan tercipta ekosistem perikanan yang berkelanjutan demi meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir secara jangka panjang.
BACA JUGA:Hemat BBM, Camat Ulu Manna Ngantor Pakai Sepeda Listrik