RASELNEWS.COM - Di tengah dominasi motor matic yang kian merajai jalanan, tren menarik justru muncul di pasar otomotif Indonesia. Sejumlah konsumen kini kembali melirik motor bebek lawas yang telah lama berhenti diproduksi. Bukan tanpa alasan, motor-motor ini dikenal irit bahan bakar, tangguh, mudah dirawat, serta memiliki nilai historis yang tidak tergantikan.
Keterbatasan unit akibat masa produksi yang relatif singkat turut membuat harga beberapa model tetap stabil, bahkan cenderung meningkat di pasar motor bekas. Berikut deretan motor bebek legendaris yang dulunya dianggap biasa, namun kini naik kelas menjadi incaran.
BACA JUGA:Honda CB150 Verza 2026 Tipe CW: Motor Naked Sport Klasik dengan Harga Terjangkau
1. Honda Supra Fit Generasi Pertama: Si Irit yang Tak Lekang Waktu
Honda Supra Fit generasi pertama menjadi pilihan ekonomis bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan ala Supra dengan harga lebih terjangkau. Dibekali mesin 100 cc berbasis Honda Legenda, motor ini terkenal dengan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien, bahkan mampu bersaing dengan motor injeksi modern.
Desainnya sederhana namun khas, dengan lampu depan minimalis dan behel belakang membulat. Keunggulan lain terletak pada ketersediaan suku cadang yang melimpah dan biaya perawatan yang rendah.
Di pasar bekas, harga Supra Fit generasi awal masih stabil di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 jutaan. Untuk unit yang terawat atau telah direstorasi, nilainya bisa lebih tinggi.
BACA JUGA:Polres Seluma Gagalkan Pencurian Sepeda Motor, Pelaku Berhasil Dilumpuhkan
2. Honda New Supra Fit: Evolusi dengan Rangka Lebih Kokoh
Generasi kedua ini hadir dengan perubahan signifikan, terutama pada rangka pipa kotak yang lebih kuat dibanding pendahulunya. Dimensinya lebih besar, dengan desain yang lebih modern dan fitur tambahan seperti bagasi lebih luas.
Diproduksi antara 2005 hingga 2010, populasi motor ini cukup banyak. Namun, ketangguhan dan minim getaran membuatnya tetap diminati. Harga bekasnya berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp6 jutaan.
BACA JUGA:Motorola Signature Resmi Hadir: Flagship Tipis, Kamera 50MP Tiga Lensa, dan AI Produktivitas Jadi Andalan
3. Honda Revo Generasi Pertama (Revo Lancip): Desain Agresif di Zamannya
Honda Revo generasi pertama atau dikenal sebagai “Revo Lancip” hadir dengan desain tajam dan agresif, berbeda dari karakter Honda yang biasanya kalem. Motor ini sempat menjadi pesaing desain sporty di kelas bebek.
Meski tampil garang, mesin 100 cc yang digunakan tetap mengedepankan efisiensi dan kemudahan perawatan. Saat ini, harga bekasnya berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp5 jutaan, menjadikannya pilihan menarik bagi pencinta desain klasik sporty.
BACA JUGA:Motor Listrik FinFas 2026: Jarak 262 Km, Harga Mulai Rp11 Jutaan, Siap Guncang Pasar Indonesia
4. Honda Revo Absolute: Bebek Tangguh Andalan Pekerja
Sebagai penerus Revo Lancip, Revo Absolute membawa desain lebih proporsional dan modern. Mesin 110 cc yang disematkan menawarkan tenaga lebih besar tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Motor ini dikenal sangat tangguh dan sering digunakan sebagai kendaraan operasional, mulai dari kurir hingga perusahaan. Dengan masa produksi yang panjang dan berbagai varian, unitnya masih mudah ditemukan.
Harga bekasnya mulai dari Rp8 jutaan, sebanding dengan reputasinya sebagai motor “bandel” dan minim perawatan.
BACA JUGA:Honda CB125R 2026 Resmi Meluncur! Kecil Tapi Bertenaga”, Fitur Tak Kalah Motor Besar
5. Honda Blade 2009: Ikonik dengan Lampu di Tebeng
Honda Blade generasi pertama mencuri perhatian saat dirilis pada 2009. Desainnya unik dengan posisi lampu utama di bagian tebeng (dada), berbeda dari motor bebek pada umumnya.
Aura sporty semakin kuat dengan bodi agresif dan knalpot yang menanjak. Mesin 110 cc yang digunakan juga cukup responsif. Karena masa produksinya singkat, model ini kini tergolong langka.
Di pasar bekas, Honda Blade 2009 dibanderol sekitar Rp4,5 juta hingga Rp8 jutaan, tergantung kondisi terutama keaslian bodi depan yang kini sulit ditemukan.
BACA JUGA:Motorola Kian Agresif di Indonesia, Ini Daftar HP Terbaru 2026 dari Entry Level hingga Flagship
6. Yamaha Jupiter MX Generasi Kedua: Bebek Super Berperforma Tinggi
Dirilis sekitar 2010, Yamaha Jupiter MX generasi kedua menghadirkan standar baru di segmen motor bebek. Desainnya agresif, dengan ban belakang lebar dan fitur rem cakram belakang pada varian tertinggi.
Keunggulan utama terletak pada mesin 135 cc berteknologi 4 klep dan pendingin cairan. Varian kopling manual 5-percepatan memberikan sensasi berkendara layaknya motor sport.
Hingga kini, Jupiter MX masih memiliki basis penggemar loyal. Harga bekasnya stabil di kisaran Rp8 jutaan atau lebih, tergantung kondisi dan kelengkapan.
BACA JUGA:Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat
Dari Motor Harian Jadi Incaran Kolektor
Fenomena meningkatnya minat terhadap motor bebek lawas menunjukkan bahwa nilai sebuah kendaraan tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh karakter, ketahanan, dan cerita di baliknya.
Mulai dari yang terkenal irit untuk kebutuhan harian hingga yang menawarkan performa tinggi dan nilai nostalgia, motor-motor ini kini tak lagi sekadar alat transportasi, melainkan aset yang bernilai bagi para penggemarnya.
Apakah salah satu motor di atas pernah Anda miliki, atau justru sedang Anda incar? (*)