Kadis Dikbud Ingatkan Seluruh Guru Jangan Tambah Libur
Kadis Dikbud Ingatkan Seluruh Guru Jangan Tambah Libur-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan memastikan seluruh guru kembali aktif mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mengecek kehadiran guru pada hari pertama kerja.
BACA JUGA:Begal Sadis Curup - Lubuklinggau Ditangkap Saat Check-In Hotel Bareng Pacar
Menurutnya, pengecekan tidak hanya dilakukan setelah libur Lebaran, tetapi juga pada momen libur nasional lainnya. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas.
“Seluruh sekolah dan satuan pendidikan pada hari pertama masuk, yang jatuh pada Senin, 30 Maret 2026, diminta untuk tidak menambah libur,” ujar Lusi.
BACA JUGA:Bupati Bengkulu Selatan Pimpin Apel Perdana Pascalibur Lebaran, Tekankan Disiplin ASN dan Pelayanan Publik
Imbauan Larangan Tambah Libur
Lusi menegaskan, imbauan ini disampaikan agar seluruh guru dan kepala sekolah tetap disiplin dan tidak memperpanjang masa libur.
Ia menyebutkan, apabila ditemukan guru atau kepala sekolah yang tidak masuk tanpa alasan jelas, maka akan diberikan sanksi tegas.
BACA JUGA:Pasca Libur Lebaran, ASN Bengkulu Selatan Wajib Masuk Kerja, Bupati: Tak Ada yang Tambah Libur!
“Kami imbau guru dan kepala sekolah tidak menambah libur. Tim dari dinas akan turun ke lapangan untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan sebagaimana mestinya pada hari pertama masuk sekolah,” ungkap Lusi.
Guru Absen Tanpa Alasan Akan Dipanggil
Lusi menambahkan, pihaknya tidak akan mentoleransi ketidakhadiran tanpa keterangan, baik setelah libur maupun di hari biasa.
Guru yang tidak masuk tanpa izin akan dipanggil dan ditindaklanjuti oleh pihak dinas.
BACA JUGA:Tanpa Kejadian Menonjol, Operasi Ketupat Nala 2026 di Bengkulu Selatan Berjalan Lancar
“Nanti akan kami panggil, dan pengawas juga kami kerahkan untuk turun langsung ke sekolah-sekolah,” pungkas Lusi.
Dengan langkah ini, diharapkan kedisiplinan guru di Bengkulu Selatan semakin meningkat dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan optimal sejak hari pertama masuk sekolah. (*)
Sumber: