Hiii…Seram, “Penyakik” Ganggu Pengendara Yaris

Hiii…Seram, “Penyakik” Ganggu Pengendara Yaris

KKAUR SELATAN - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal dialami salah seorang staf di lingkungan Pemkab Kaur, Petri Herleta (35), warga Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan sekitar pukul 11.45 WIB, Selasa (6/4). Lakalantas di kawasan perkantoran Padang Kempas tersebut membuat Toyota Yaris BD 1875 WZ yang dikendarainya nyungsep keluar badan jalan.

Anehnya, pengakuan Petri mobil yang dikendarainya keluar badan jalan akibat mencoba menghindari anak-anak yang menyeberang sembarangan. Namun saat mobil nyungsep ke semak-semak dan Petri keluar dari dalam kendaraannya, ternyata tidak ada sesiapa di sekitar lokasi tersebut. Termasuk anak-anak yang coba dihindarinya karena menyeberang jalan secara tiba-tiba.

“Saya dari gudang keripik Pondok Pusaka, saat menyetir untuk pulang, tiba-tiba ada anak kecil yang menyeberang jalan saat berada di tikungan. Saya langsung banting stir agar tidak menabraknya. Tapi anehnya, setelah kejadian dan saya periksa, ternyata tidak ada siapapun di lokasi,” terang Petri kepada Wartawan usai kejadian.

Petri mengaku berkendara dalam kecepatan rendah. Namun karena jalan yang agak menikung dan melihat anak kecil seperti mau menyeberang, Petri mengatakan dirinya langsung banting setir untuk menghindar. Akibat kejadian tersebut, Toyota Yaris yang dikendarai korban mengalami rusak berat di bagian depan. Namun Petri mengaku tidak mengalami cidera apapun. “Saya tidak apa-apa. Kepada rekan rekan yang sudah membantu, saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Sementara itu, saksi mata yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, Amli (55) mengaku terkejut saat melihat mobil yang keluar badan jalan. Dia mengaku tidak melihat ada anak kecil di sekitar lokasi kejadian tersebut. Apalagi lokasi tersebut sepi penduduk sehingga kecil kemungkinan ada anak kecil yang bermain-main.

“Saya sudah lama tinggal di sini. Setelah melihat ada mobil yang keluar jalan, saya langsung datang membantu. Tidak ada anak-anak seperti yang dikatakan ibu itu (korban, red). Mungkin ‘penyakik’ (mahkluk halus, red) yang mengganggu,” ujar Amli.

Kejadian di kawasan perkantoran tersebut menarik pengguna jalan untuk berhenti. Termasuk beberapa wartawan dan Rasel yang sedang melakukan peliputan di kawasan perkantoran Padang Kempas. Kerja sama warga dan pengendara yang melintas, membuat mobil korban berhasil dievakuasi dengan ditarik menggunakan mobil Daihatsu Taft. (jul)

Sumber: