Bupati Minta Pelayanan RSUD HD Manna Dibenahi

Bupati Minta Pelayanan RSUD HD Manna Dibenahi

KOTA MANNA - Bupati BS, Gusnan Mulyadi mengakui masih banyak yang harus dibenahi pada sistem pelayanan dan tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah Hasanuddin Damrah (RSUD HD) Manna. Itu disampaikan Bupati usai mendengarkan presentasi pembangunan dan evaluasi RSUD HD Manna dari Plt Direktur, dr.Debi Utomo di ruang rapat Balai Sekundang Manna, Jumat kemarin (7/5). “Selama 6 tahun saya disini boleh dikatakan perkembangan rumah sakit (RSUDHD) Manna, katakanlah tidak ada menunjukan perbaikan yang signifikan. Maka dari itu hari ini bersama Plt Direktur yang baru kita kupas permasalahannya dimana saja,” ujar Bupati.

Sehingga, lanjutnya, dengan mengetahui titik permasalahannya dimana saja maka sekaligus mencarikan solusi untuk melakukan perbaikan kedepannya nanti. “Kita ingin mencari solusi untuk melakukan perbaikan kedepan. Pada hari ini kita paparkan walaupun belum terkuak semua permasalahan yang ada namun yang jelas gambaran-gambaran permasalahan yang ada sudah terlihat tadi. Kita akan segera perbaiki dengan beberapa solusi yang sudah dipaparkan Direktur dan kawan-kawan,” ujarnya.

Bupati menyebut ada beberapa permasalahan saat ini diantaranya mulai dari pelayanan yang kurang baik, sarana prasarana yang banyak rusak, dari sisi pengelolaan keuangan, pemasukan kurang, regulasi yang tidak baik atau tidak sesuai, analisa kebutuhan pegawai yang belum tersampaikan, terus sistem praktek dokter spesialis dan umumnya yang belum tertata baik. “Hingga pelayanan dan ramah tamah perawatnya yang kurang baik, lingkungannya sendiri juga belum mencerminkan keindahan dan kebersihan yang baik, jadi semuanya itu kita perbaiki mudah mudahan nanti rumah sakit kita benar-benar berubah,” beber Bupati.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD HD Manna, dr.Debi Utomo menyampaikan untuk saat ini pihaknya baru memaparkan poin-poin permasalahan yang ada di RSUD HD Manna sekarang ini. “Untuk saat ini yang kita bahas baru poin awal permasalahan yang ada. Kemudian akan kita gelar lagi presentasi yang sama dengan membahas langkah atau solusi yang akan kita lakukan dari permasalahan yang ada. Selanjutnya, baru kita lakukan aksi melakukan eksekusi dari solusi permasalahan yang ada. Untuk itu kami minta waktu dalam membahas sampai mengeksekusi solusi dari permasalahan yang sudah dipaparkan tadi,” pungkasnya.(one)

Sumber: