Ular Piton Tiga Meter Gegerkan Warga

Ular Piton Tiga Meter Gegerkan Warga

KOTA MANNA - Warga Jalan Raja Kalifah Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna, dihebohkan dengan kemunculan ular piton berukuran besar Selasa (31/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Kemunculan ular sepanjang tiga meter tersebut pertama kali dilihat oleh Jhon (45), warga setempat.

Saat itu dirinya ingin memberi makan ayam. Tapi tiba-tiba di dekat bawah kandang ayam ada ular yang berukuran cukup besar melingkar. Karena kaget, dirinya langsung berteriak minta tolong tetangganya.

Mendengar teriakan tersebut, warga setempat langsung berdatangan ke lokasi. Setelah dicek, ular yang biasa disebut sanca kembang dengan ukuran panjang tiga meter itu tengah melingkar di dekat rumah Jhon. Warga berupaya melakukan evakuasi mandiri, karena keterbatasan alat akhirnya warga langsung menghubungi Petugas Pemadam Kebarakan (Damkar) BS.

Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar BS, Erwin Muchsin, S.Sos, membenarkan adanya ular phiton yang masuk ke pekarangan warga tersebut. Oleh petugas Damkar, ular tersebut langsung dievakuasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. “Ada ular phiton yang masuk pekarangan warga, tapi sudah kami evakuasi guna mengantisipasi hal tidak diinginkan. Dari pengamatan di lapangan, ular tersebut sedang menelan makanan sehingga sulit untuk bergerak,” ujarnya.

Diteruskan Erwin, masuknya ular phiton ke pekarangan warga. Diduga karena adanya krisis makanan di habibat asli ular tersebut. Karena lapar, ular terpaksa mencari mangsa ke pemukiman warga. “Berkat kemampuan petugas yang sudah terlatih, hewan tersebut berhasil dievakuasi,” sambungnya.

Setelah evakuasi dilakukan, petugas juga menyisir sekitaran lokasi penemuan ular tersebut. Hal ini untuk memastikan kondisi lingkungan betul-betul aman dan tidak ada lagi ular phiton lainnya. “Setelah dievakuasi, ular tersebut langsung diamankan ke Kantor Damkar BS untuk dikembalikan ke habitat aslinya,” jelas Erwin.

Atas kejadian itu, Erwin mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Terutama dari kemunculan hewan liar yang secara tiba-tiba masuk ke pekarangan rumah. Jika mengalami kondisi demikian, sebaiknya masyarakat langsung menghubungi petugas damkar BS untuk dilakukan evakuasi dan penyelamatan.

“Kalau ada hewan liar atau hewan buas, langsung selamatkan diri dan jangan diserang. Kemudian langsung hubungi petugas Damkar BS untuk langkah penyelamatan. Kami siap datang ke lokasi, karena tugas damkar bukan hanya di bidang pemadaman,” pungkasnya. (rzn)

Sumber: