Terseret Air Bah, 7 Nelayan Nyaris Hilang

Terseret Air Bah, 7 Nelayan Nyaris Hilang

KAUR SELATAN - Hujan lebat yang melanda Kaur sejak pukul 17.00 WIB, Rabu (29/9). hingga usia magrib. Menyebabkan tujuh nelayan yang berada di Pelabuhan Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, terseret air hingga ke tengah lautan. Peristiwa itu terjadi saat nelayan mendapat informasi perahu yang mereka tambatkan hanyut.

Mendapat kabar itu sejumlah nelayan berupaya menyelamatkan perahu namun belum sempat memindahkan malah sejumlah nelayan ikut terbawa arus sungai. Rabu malam (29/9) sekitar pukul 20.35 WIB. "Ada tujuh nelayan tadi terseret air sungai, mereka sedang mau memindahkan perahu tiba tiba sungai meluap," kata Sukadi (55) nelayan Pasar Lama kepada Rasel.

Tujuh nelayan itu langsung terseret air sungai Bintuhan dan terbawa ke tengah lautan. Mengetahui kondisi ini nelayan lain yang mendapat informasi langsung mengupayakan melakukan penyelamatan beberapa diantaranya berupaya menyusul dan ada juga yang menghubungi nelayan yang berada di tengah lautan untuk diberikan pertolongan. "Alhamdulilah semuanya selamat saat ini sedang proses evakuasi pendaratan," imbuhnya.

Kabar ini dibenarkan Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono, S.IK, MH disampaikan Kapolsek Kaur Selatan Iptu Edy Suprianto, SE kepada Rasel. Dikatakannya informasi didapat pihaknya tujuh nelayan itu sedang dalam evakuasi dan akan didapatkan di pelabuhan Linau oleh nelayan yang melakukan evakuasi. "Alhamdulilah semuanya selamat saat ini sedang diupayakan untuk dibawa kedaratan ," tutupnya.

Infomasi yang didapat Rasel ketujuhnya yakni Andra, Robi, Jarok, Yadi, Bembi dan dua rekannya. Semuanya nelayan pasar lama yang berupaya menyelamatkan perahu terbawa arus sungai Bintuhan. Selain ketujuh nelayan ini infomasi didapat juga sejumlah perahu nelayan ikut hanyut hanya saja belum diketahui jumlahnya.(jul)

Sumber: