Meski Pandemi, Jumlah Pendaftar Haji Masih Normal

Meski Pandemi, Jumlah Pendaftar Haji Masih Normal

BENGKULU - Kantor Kementrian Agama Provinsi Bengkulu mencatat jumlah pendaftar haji di masa pandemi masih berjalan normal. Namun dibandingkan tahun 2020 jumlah pendaftar haji pada 2021 lebih meningkat. Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenag Provinsi Bengkulu, Intihan mengatakan, walaupun tergolong normal jumlahnya mengalami naik turun di setiap bulannya.

"Berdasarkan hasil evaluasi kami dari bulan Januari hingga Agustus, minat pendaftaran haji masih tergolong normal. Di mana dalam satu bulan itu berkisar 120-200 pendaftar," kata Intihan.

Dia mengatakan, angka pendaftar pada pada bulan Maret 2021 lebih tinggi dari Maret 2020. Hal ini diperkirakan karena ekonomi masyarakat telah membaik. Selain itu, meskipun keberangkatan haji ditunda selama dua tahun akibat pandemi, namun keinginan masyarakat dalam melaksanakan haji tetap tinggi. "Minat masyarakat Bengkulu dalam melaksanakan haji tetap tinggi," ujarnya.

Tingginya minat masyarakat dalam berhaji juga dilihat dari rendahnya calon jemaah yang mengambil uang pendaftaran haji yang ditunda akibat pandemi ini. Tercatat hanya 6 orang yang mengambil kembali uang pendaftarannya dan membatalkan untuk berangkat.

Bagi yang membatalkan keberangkatan seluruh uang pendaftaran bisa diambil. Namun jika ingin mengambil Rp 8 juta yakni dana pelunasan, maka masih bisa berangkat tahun depan. Namun pihaknya juga siap memfasilitasi jika ada CJH yang ingin mengambil semua uang pendaftaran dan membatalkan

"Untuk penarikan uang pendaftaran itu maksimal Rp 8 juta yakni uang pelunasan, dimana uang tersebut dapat dibayarkan kembali pada saat pemberangkatan sudah dibuka kembali," pungkasnya. (cia)

Sumber: