Jangan Asal Minum Air Kemasan, Perhatikan 4 Hal Ini Demi Kesehatan

Jangan Asal Minum Air Kemasan, Perhatikan 4 Hal Ini Demi Kesehatan

RASELNEWS.COM - Air adalah kebutuhan utama manusia. Tubuh manusia harus terhidrasi sehingga memperlancar metabolisme. Gejala dehidrasi yang muncul di antaranya sakit kepala, mulut kering, tubuh lemas, dan kelelahan otot (kram). Dehidrasi dapat menguras mental dan fisik, membatasi aktivitas yang dapat Anda lakukan.

Dalam hal asupan air, seseorang direkomendasikan minum 8 gelas air per hari, tetapi juga harus mempertimbangkan usia, ukuran, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik untuk menentukan berapa banyak air yang harus diminum.

“Penting untuk menjaga asupan air dalam tubuh secara konsisten. Sebagaimana anjuran para pakar, rata-rata orang dewasa disarankan meminum delapan gelas air atau setara dengan 2 liter setiap harinya,” kata Agung Pramodha dari SHOFA secara daring baru-baru ini.

Namun, memilih air untuk dikonsumsi tentu tidak boleh asal-asalan. Apa saja?

1. Kebersihan Produksi

Terutama soal kebersihan proses produksinya. Sehingga jika higienis, sudah pasti akan menjamin kesehatan tubuh.  

 2. Kehalalan

Kehalalan penting untuk diperhatikan dalam kandungan utama dalam air yang diminum. Dengan memilih air yang benar-benar tepat untuk dikonsumsi, maka akan jadi lebih mudah memastikan tubuh terjaga dengan baik dan sehat sebagai kunci utama hidup yang bahagia.

Bagian yang tak kalah penting dan harus dipastikan adalah soal halal atau tidaknya air yang diminum. Sebaiknya, konsumsilah air yang sudah dipastikan kehalalannya. Di Indonesia, untuk memastikan hal tersebut biasanya pada air minum kemasan terdapat logo halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).  

3. pH atau Tingkat Keasaman

Selain proses produksi, faktor utama yang perlu diperhatikan dalam memilih air minum untuk kebutuhan harian adalah derajat keasaman atau pH.

Berdasarkan rekomendasi Environmental Protection Agency (EPA) di Amerika Serikat, tingkat pH air minum yang aman untuk dikonsumsi manusia berkisar antara 6,5 hingga 8,5. Kurang atau lebih dari angka tersebut diyakini akan membawa dampak yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Hanya saja, tak semua produk air minum memenuhi syarat-syarat demikian. Bahkan, tak jarang ditemui air dengan pH yang terlalu tinggi. “Air minum dalam kemasan dengan kandungan pH yang terjamin aman, yakni pada angka 7,5,” kata Agung.

4. Jangan Berbau Kemudian, perhatikan juga apakah air yang diminum memiliki bau yang tidak wajar ataukah sama sekali tak berbau. Pakar kesehatan merekomendasikan, air mineral yang baik adalah yang tidak berbau dan rasanya normal. “Jadi, jangan pernah salah memilih air minum yang akan dikonsumsi, karena itu akan berpengaruh besar pada kesehatan,” katanya. (jawapos.com)

Sumber: