Bupati Ajak Pelajar Hidup Sehat dan Gapai Cita-cita

Bupati Ajak Pelajar Hidup Sehat dan Gapai Cita-cita

RASELNEWS.COM, BENGKULU SELATAN - Ratusan pelajar SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan, menyambut kedatangan Bupati BS Gusnan Mulyadi saat membuka kegiatan Kader Remaja Juru Pemantau Jentik (Jumantik) tingkat Kabupaten di SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan, Jumat pagiĀ  (21/1).

Atas sambutan pelajar di SMPN 1 BS, Bupati sumringah dan senang. Sementara para pelajar sendiri tampak antusias bisa bertemu dengan orang nomor satu di Bengkulu Selatan ini. Dalam kesempatan ini pun, Bupati juga memberikan suntikan motivasi kepada para pelajar itu agar semangat dalam belajar dan menggapai cita-citanya dan tidak lupa dengan selalu menjaga kebersihan diri dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. "Disiplin dan belajar dengan giat itu sudah rumus untuk bisa meraih mimpi di masa mendatang," kata Bupati menyemangati para pelajar.

Ditambahkan Bupati, untuk menjadi salah satu orang yang sukses dan memberikan manfaat untuk semua orang itu harus sehat mulai dari diri sendiri. "Untuk masa depan Indonesia, masa depan Bengkulu Selatan, terutama untuk masa depan kalian sendiri kalau tidak sehat tidak mungkin akan maju," kata Bupati menyemangati lagi.

Dikatakan Gusnan, dengan adanya kegiatan Jumantik ini setidaknya bisa mengurangi angka demam berdarah dengue (DBD) di BS. Karena, setiap tahunya di BS selalu ada temuan kasus penyakit DBD yang diderita warga, hal ini lantaran kurangnya penerapan kebersihan lingkungan.

"Sekali lagi raihlah cita-cita setinggi mungkin jadikanlah sekolah ini (SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan) ini sebagai awalnya, dan bermimpilah anda semua agar dapat menyelesaikan studi disini menjadi orang yang terbaik dari yang terbaik," harap Bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes BS Budi Syahputra, MKes mengatakan tujuan dibentuknya kader remaja Jumantik ini supaya para kader menjadi penggerak dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya. "Kita mulai dari anak remaja hingga sampai dewasa nantinya dari kecamatan-kecamatan hingga sampai kelurahan. Dengan begitu mudah-mudahan dengan mencegah maka demam berdarah bisa dihindari," ujar Budi.

Para kader Jumantik ini diharapkan menjadi contoh serta mengajak lingkungan disekitarnya untuk menerapkan upaya 3 M (menguras, mengubur dan menyimpan) barang bekas, karena disinyalir akan terjadi genangan air dan menjadi media perkembangbiakan nyamuk. "Jadi kami mengharapkan kepada anak-anak sekalian dapat mengajak dan menjadi contoh di lingkungan sekitarnya dan mengajak yang lainnya dengan upaya melakukan 3 M plus dengan menghindari gigitan nyamuk seperti memakai kelambu dan atau menggunakan obat anti nyamuk," pungkas Budi.(one)

Sumber: