Abrasi, Pantai Sekunyit dan Pengubayan Terancam

Abrasi, Pantai Sekunyit dan Pengubayan Terancam

RASELNEWS.COM, KAUR - Deburan ombak menjadi momok menakutkan warga. Terlebih daerah pemukiman penduduk yang belum ada talud atau tanggul penahan abrasi.

Di Pantai Sekunyit dan Pantai Pengubayan, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur misalnya, air laut terus mengikis pantai dan mulai mengancam pemukiman masyarakat di desa itu. Sebab jarak bibir pantai dengan jalan dan rumah warga hanya tinggal beberapa meter saja.

Hal itu membuat warga setempat berharap agar pemerintah daerah dapat segera membangunkan tanggul pantai tersebut. “Selaku warga di sini kami sudah lama menantikan pembangunan tanggul, karena jarak dengan pantai semakin dekat,” ujar Keki (34) warga desa setempat Selasa (19/4/2022).

Pantauan Rasel di lokasi, selama beberapa bulan terakhir pinggir pantai terus terkikis. Hal ini membuat gerusan abrasi di Pantai Sekunyit dan Pengubayan cukup memprihatinkan. Bahkan beberapa pohon seperti pohon kelapa banyak yang tumbang tergerus laut.

Warga desa khawatir dengan abrasi pantai yang terus terjadi setiap tahun, mengakibatkan air laut pasang naik hingga ke jalan dan pemukiman warga. Sehingga warga yang tinggal di pinggir pantai takut rumah mereka akan kemasukan air laut, jika pemerintah tidak segera membangunkan tanggul penahan abrasi.

“Boleh lihat langsung pohon saja banyak hilang, dan tahun ini paling parah, bahkan jika air laut pasang airnya sampai ke jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Desa Sekunyit, Ikhsan Suandi mengakui jika warga desanya itu sering mengeluhkan soal abrasi pantai makin parah, bahkan tempat pelelangan ikan (TPI) Sekunyit dan Pengubayan itu tinggal beberapa meter dengan pantai.

Untuk itu ia berharap kepada pihak-pihak terkait dalam hal ini untuk secepatnya membangun tanggul penahan abrasi seperti yang telah dilakukan di Pantai Hili dan Linau.

“Permasalahan ini sudah lama terjadi, tapi sampai kini belum ada tindak lanjutnya. Masalah ini hampir setiap tahun kita usulkan ke pemerintah. Kemarin profosal sudah kita sampaikan ke Kementerian Perikanan dan mudah-mudahan tahun depan penahan abrasi pantai ini dapat dibangun,” demikian Kades. (jul)

Sumber: