DPRD Kaur Terima Rekomendasi LKPj Bupati Kaur 2021

DPRD Kaur Terima Rekomendasi LKPj Bupati Kaur 2021

RASELNEWS.COM, KAUR - Meski masih dalam suasana ramadan, namun tidak menyurutkan semangat para anggota DPRD Kaur untuk bekerja. Senin (25/4/2022) DPRD Kaur langsung menggelar dua agenda rapat paripurna sekaligus.

Kedua agenda itu yakni penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kaur 2021, serta rapat paripurna penutupan masa sidang ke 1 dan paripurna pembukaan masa sidang kedua tahun sidang 2022.

"Ada dua agenda sidang yang kita gelar hari ini (kemarin) semuanya berjalan lancar, LKPj Bupati sendiri sudah kita rekomendasikan," kata Ketua DPRD Kaur, Diana Tulaini, Senin (25/4/2022).

Diana menegaskan dalam penyampaian rekomendasi LKPj DPRD Kaur sepakat menyetujui untuk dibahas lebih lanjut terkait dengan laporan yang disampaikan oleh Bupati Kaur pada awal bulan lalu.

Sebelumnya ia menegaskan pihaknya sudah membahas dalam rapat yang digelar pada 18 April sebelumnya dan memanggil beberapa OPD terkait terkait dengan program dana kebijakan yang diambil oleh Pemkab Kaur sepanjang tahun 2021.

"Ini sudah dibahas dalam rapat lintas komisi sehingga sudah kita lakukan pemeriksaan termasuk klarifikasi langsung dengan beberpa OPD sehingga sudah kita rekomendasikan," ujar Diana.

Pihaknya sempat memberikan beberpa catatan kepada Pemkab Kaur dengan harapan di tahun 2022 dan 2023 mendatang pembangunan lebih baik dari sebelumnya. Sehingga tujuan membangun kaur menjadi kabupaten Berseri benar benar terwujud.

Ia juga berharap agar Pemkab Kaur meluncurkan jurus jurus jitu dalam pembangunan sehingga selain pemerataan juga dapat menggaet anggaran dari kementrian ke kabupaten Kaur dalam jumlah besar.

"DPRD Kaur mensuport dan mendukung penuh program program yang diluncurkan Pemkab Kaur, semoga kedepannya kaur ameoaj berseri dan berkembang," tutupnya.

Sebelumnya pada 5 April yang lalu, Bupati Kaur H Lismidianto SH, MH menyampaikan total anggaran tahun 2021 yakni sebesar Rp 936,7 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 821,5 miliar lebih atau sebesar 87,7 persen.

Bupati juga menegaskan kedepannya pembangunan disegala bidang akan terus dilakukan. Tentu untuk mewujudkan hal ini perlu mendapatkan perhatian lebih serius untuk mendapatkan hasil maksimal.

Terdapat 24 urusan wajib yang mana untuk pendidikan dialokasikan dana sebesar Rp 202 miliar lebih. Sementara untuk urusan pekerjaan umum dan PR dialokasikan sebesar Rp 104 miliar lebih.

Total alokasi dana untuk 24 urusan wajib sebesar Rp 494 miliar lebih teralisasi sebesar 85,72%. Sedangkan untuk urusan pilihan terdapat 6 prioritas dengan alokasi anggaran ditahun 2021 sebesar Rp 19,9 miliar dimana teralisasi sebesar 91,5 persen. (jul/prw)

Sumber: