Program KUR Tani, BNI Siapkan Plafon Hingga Rp 500 Juta, Bisa Bayar Setelah Panen

Program KUR Tani, BNI Siapkan Plafon Hingga Rp 500 Juta, Bisa Bayar Setelah Panen

KUR : Petani bisa mengajukan pinjaman modal melalui program KUR Tani BNI -istimewa-raselnews.com

BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM – Peluang bagi petani di Indonesia untuk menambah modal usaha.

PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) menyiapkan flapon anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani hingga Rp 500 juta.

Sarana permodalan kepada para tani Indonesia dalam bentuk KUR Tani ini merupakan wujud kontribusi BNI dalam mensejahterakan petani dan mensukseskan program Kementrian Pertanian.

BACA JUGA:PERDANA! PKS dan PDIP Serahkan Bacaleg Pemilu 2024 ke KPU Bengkulu Selatan

BACA JUGA:Gunung Anak Krakatau Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 3000 Meter, Wisatawan Dilarang Mendekat

Selain itu penyaluran KUR Tani bermaksud agar Ketahanan Pangan Nasional terprogram dalam memasuki era adaptasi kebiasaan baru.

Program KUR Tani dari Bank BNI ini diharapkan mampu menaikkan produktivitas petani Indonesia sehingga taraf kesejahyeraan bisa meningkat.

BACA JUGA:Anggaran Hibah Rp 5 Miliar Lebih, Bupati: Salurkan dan Jangan Sampai Bermasalah

BACA JUGA:Anggaran dari Kemendes PDTT Diduga Dikorupsi, 64 Saksi Diperiksa, Siapa Tersangka?

Untuk diketahui, program KUR Tani disalurkan melalui kartu tani yang dimiliki para petani di Indonesia.

KUR Tani ini juga merupakan upaya Bank BNI memaksimalkan manfaat kartu tani.

Petani yang bermaksud meminjam modal melalui KUR Tani BNI tidak perlu khawatir dengan bunga besar.

Suku bunga yang ditawarkan pada program pinjaman KUR Tani ini hanya sebesar enam persen pertahun dengan plafon maksimal Rp 500 juta.

BACA JUGA:Rektor dan Eks Dosen Unihaz Bengkulu Memanas, Proyek GSG Rp3,5 Miliar Dilaporkan ke Kejati

BACA JUGA:Derita Petani Sawit, Musim Trek Sudah Berlalu, Harga TBS Sawit Tak Kunjung Naik

Menarinya lagi sistem pembayaran KUR Tani ini terbilang sangat meringankan petani.

Pembayaran dapat menyesuaikan dengan jenis usaha, bisa dilakukan setiap bulan atau setelah panen.

Hanya saja, pinjaman modal usaha tani ini baru mencakup untuk dua komoditas saja, yaitu padi sawah dan jagung.

Nagi petani yang tertarik untuk mengajukan pinjaman modal melalui program KUR Tani BNI ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

BACA JUGA:Sssttt...Ada KUR BRI Rp 50 Juta Angsuran Cuma Rp 900 Ribuan, Mau? Begini Caranya

BACA JUGA:Kasus Pencabulan Keponakan, Dikira Nenek Tidur di Samping, Ternyata Lelaki Berjenggot dan Berkumis

Berikut syarat yang harus dilengkapi petani jika ingin meminjam KUR Tani BNI:

- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah

- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan

- Tidak sedang menerima KUR dari bank lain

BACA JUGA:Reskan Effendi Mundur dari Partai Golkar, Rohidin Mersyah: Saya Persilakan

BACA JUGA:Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai Barcode, Apakah Nama Anda Sudah Terdaftar? Jika Belum Berikut Cara Daftarnya

- Tidak sedang menerima kredit produktif lainnya dari perbankan

- Dapat sedang memiliki fasilitas kredit konsumtif (KPR, Kartu Kredit dan KKB) dalam kondisi lancar

- Tidak memiliki riwayat kredit macet

BACA JUGA:INI DIA! Kunci Jawaban Tebak Kata Shopee Tantangan Harian Kamis 11 Mei 2023

BACA JUGA:Curang! 3 Peserta SNBT 2023 di UNIB Diserahkan ke Polisi, Begini Modusnya

Persyaratan dokumen yang dibutuhkan :

- Fotokopi e-KTP

- Fotokopi Kartu Keluarga

- Surat ijin usaha (SIUP, TDP, SITU, HO) atau keterangan usaha dari kelurahan/kecamatan

- Kartu Tani

BACA JUGA:Rektor Unihaz Dilaporkan ke Kejati Bengkulu dengan Sangkaan Korupsi, Dosen Fakultas Hukum Ini Dipecat

Sumber: dikutip dari berbagai sumber