Pilkades di Muratara Mencekam! Adik Kandung Bupati Tewas, 2 Rumah Dibakar

Pilkades di Muratara Mencekam! Adik Kandung Bupati Tewas, 2 Rumah Dibakar

Rumah pelaku pembacokan adik Bupati Muratara dibakar massa Selasa (5/9/2023)-istimewa-sumeks.disway.id

SUMSEL, RASELNEWS.COM - Kabupaten Muratara, SUMSEL, Selasa (5/9/2023) malam mencekam menjelang Pilkades serentak 2023.

Ini setelah Abadi, adik kandung Bupati Muratar, H Devi Suhartoni, tewas merenggang nyawa.

Tak hanya itu, 2 rumah dibakar massa. rumah tersebut diketahui merupakan kediaman pelaku penyerangan adik bupati.

BACA JUGA:Darurat! Kualitas Udara DKI Jakarta Terus Memburuk, Ini Buktinya

Korban Abadi diserang 2 pelaku dengan senjata tajam. Korban diserang saat menggelar rapat internal menjelang Pilkades.

Dilansir sumeks.disway.id, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.05 WIB. Saat itu, Korban yang merupakan warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara beserta kelompoknya tengah melakukan rapat internal.

BACA JUGA:Kualitas Udara di Bengkulu Terbaik Se Indonesia, Ternyata Ini Kuncinya, Tanaman Sawit Ikut Andil

Tak lama, datang pelaku yang diketahui bernama Arwan dan Ariansyah, warga desa yang sama.

Hanya saja, saat ingin masuk ke ruang rapat, kedua pelaku diusir oleh korban.

Kedua pelaku pun pergi. Selang tak berapa lama, pelaku datang dengan tangan membawa senjata tajam.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Nasib 155 Cakades Di Seluma Ditentukan Hari Ini

Tanpa banyak bicara, kedua pelaku langsung menyerang korban.

Mendapat serangan itu, adik Bupati Muratara ini kewalahan hingga mengalami luka parah dan kritis.

Korban Abadi langsung dilarikan ke Puskesmas Bingin Teluk. Namun nyawa korban diinformasikan tidak tertolong lagi dan meninggal dunia.

BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi Anggota KPU Bengkulu Selatan 2023-2028 Dibuka, Umur Minimal 30 Tahun, Berikut Syaratnya

Seketika, suasana Desa Belani langsung mencekam.

Jef warga Desa Belani dilansir sumeks.disway.id, membenarkan peristiwa berdarah tersebut.

"Kak AB yang meninggal, aku cuma tahu ado wong ribut idak tahu pasti soal apo," ungkap Jef.

Sementara Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani SIK MH menyebut ada dua orang korban.

Sumber: