Dikira Produk Luar Negeri Padahal Milik Dalam Negeri, Nih 10 Brand Indonesia yang Mendunia
Produk Indonesia yang dikira dari luar negeri--freepik.com
RASELNEWS.COM - Banyak masyarakat yang sering salah mengira produk lokal Indonesia berikut ini sebagai merek luar negeri. Padahal sudah banyak brand lokal yang sudah mendunia.
Pemerintah Indonesia juga tengah mendorong pertumbuhan ekonomi negara dengan mempromosikan produk lokal ke pasar internasional. Berikut adalah 20 brand lokal Indonesia yang terkenal di dunia:
1. J.Co
Brand ini sudah dikenal luas, dimiliki oleh Johnny Andrean Group dan didirikan pada tahun 2006. J.Co mulai mendunia setelah membuka cabang di Malaysia pada 2007, di Singapura pada 2008, dan di beberapa negara lainnya, termasuk Arab Saudi pada 2018.
BACA JUGA:Bangga! Produk Indonesia Ini Menguasai Pasar Filipina
BACA JUGA:Royal Enfield Recall Produksi Periode November 2022 hingga Maret 2023, Ini Masalahnya
Banyak yang mengira J.Co adalah produk luar negeri, padahal ini merupakan brand Indonesia.
2. Erigo
Brand pakaian ini didirikan pada 2010 dengan nama awal Selective, fokus pada batik kasual.
Pada 2013, pendiri Muhammad Sadat merilis koleksi street style yang lebih modern. Erigo mulai mendapat perhatian dunia setelah tampil di New York Fashion Week 2022.
3. Paseo
Merek tisu ini diproduksi oleh Asian Paper and Valve, anak perusahaan Sinarmas. Paseo telah mengekspor produknya ke 65 negara, termasuk Amerika Serikat dan Selandia Baru.
BACA JUGA:BPOM Sita Ratusan Ribu Produk Kosmetik Ilegal di Pasaran, Waspada!
BACA JUGA:Apple Siap Rilis Produk Terbaru Tahun Depan Segmen Perangkat Rumah Canggih
4. Tolak Angin
Produk herbal dari PT Jamu Industri Jamu dan Formulasi Sido Muncul Tbk ini sudah ada sejak tahun 1930. Tolak Angin telah diekspor ke berbagai negara, seperti Arab Saudi, Kamboja, dan Filipina.
5. La Fonte
Brand ini diproduksi oleh Bogasari dan menawarkan berbagai produk pasta, termasuk spaghetti dan makaroni. La Fonte sudah diekspor ke banyak negara, termasuk Jepang dan Singapura.
6. Eiger
Didirikan pada 1979, Eiger menjual berbagai peralatan outdoor dan telah menerima penghargaan dari pemerintah pada 1992. Produk Eiger dapat ditemukan di Jepang, Lebanon, dan Filipina.
BACA JUGA:Truk Listrik Pertama Isuzu NRR-EV Mulai Diproduksi, Siap Dikirim Kepada Konsumen Bulan Ini
BACA JUGA:Mesin Tanpa Piston Lebih Cepat dari 2 Tak, Cuma Diproduksi 25 Uunit, Yamaha R1 Kalah Jauh
7. GT Radial
Dikenal sebagai produk ban, GT Radial diproduksi oleh PT Gajah Tunggal dan telah mengekspor ke lebih dari 80 negara di Eropa, Amerika, dan Asia.
8. The Executive
Merek ini diproduksi oleh PT Delami Garment Industries di Bandung dan telah menembus pasar global di negara-negara Asia Tenggara.
9. Indomie
Merek mie instan ini sangat terkenal secara internasional, telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Taiwan, dan Australia.
BACA JUGA:7 Aktivitas Setelah Pensiun agar Tetap Produktif
BACA JUGA:Evoware Produksi Gelas 'Ello Jello' Berbahan Rumput Laut, Sudah Dipakai Bisa Langsung Dimakan
10. SilverQueen
Cokelat ini sering dianggap produk luar negeri, padahal diproduksi oleh PT Petra Foods. SilverQueen telah mengekspor produk ke 17 negara, termasuk Jepang dan Australia.
11. Buccheri
Dikenal dengan nama yang mewah, Buccheri didirikan pada 1980 oleh tiga bersaudara dari Makassar. Brand ini kini memiliki 120 cabang di seluruh Indonesia.
12. Hokben
Restoran cepat saji ini menyajikan masakan Jepang sejak 1985, meskipun sering dianggap berasal dari Jepang, Hokben adalah produk lokal.
BACA JUGA:Persaingan Produk Teknologi Semakin Panas! Berikut 6 Chipset HP Terbaru yang Akan Rilis!
13. CFC
CFC adalah brand lokal yang telah membuka cabang di beberapa negara. Awalnya merupakan waralaba California Pioneer Chicken, CFC kini memproduksi sendiri setelah lepas dari waralaba pada 1989.
14. Polytron
Brand elektronik ini sering dianggap dari Jepang atau China, padahal didirikan pada 1975 di Indonesia, memproduksi berbagai alat elektronik seperti kulkas dan TV.
15. Kopiko
Merek permen kopi ini mendunia dengan ekspor ke lebih dari 80 negara, termasuk Jerman, Korea Selatan, dan Australia.
16. Polygon
Brand sepeda asal Sidoarjo ini telah melebarkan sayap hingga pasar internasional, bahkan tim downhill internasional menggunakan sepeda Polygon di kejuaraan dunia.
BACA JUGA:Per Hektar Hasilkan 14 Ton! Dinas Pertanian Sebut Produktivitas Sawit Bengkulu Selatan Masih Rendah
BACA JUGA: Produk Gagal Motor Honda di Indonesia! Apa Saja Motornya?
17. Essenza
Brand keramik ini diproduksi sejak 1993 oleh PT Inti Keramik Alam Sari Industri Tbk dan sudah mengekspor produk ke pasar Amerika dan Eropa.
18. Teori Palmer
Brand ini dinamai dari lokasi pabrik pertamanya, Palmerah, dan telah mengekspor produknya ke Eropa sejak 1988.
19. Legine
Merek ini juga dikenal dengan kualitasnya yang sebanding dengan merek luar negeri, berdiri sejak 1972 dengan konsep American Style.
BACA JUGA:Pasar LCGC Heboh, Mobil Listrik Citroen EC3 Diproduksi Lokal, Harga Sudah Mepet Honda Brio
Sumber: