5 Alasan Mengapa Setir Mobil di Indonesia Berada di Kanan
5 Alasan Mengapa Setir Mobil di Indonesia Berada di Kanan-istimewa-freepik.com
RASELNEWS.COM - Pernahkah Anda memperhatikan bahwa di film-film Amerika atau negara Eropa, mobil-mobil umumnya memiliki setir di sebelah kiri? Hal ini membuat Anda bertanya-tanya, mengapa di Indonesia setir mobil berada di sebelah kanan?
Penggunaan setir kanan di Indonesia bukan tanpa alasan. Ada sejarah dan faktor tertentu yang mendasarinya. Artikel ini akan menjelaskan 5 alasan utama mengapa setir mobil di Indonesia berada di kanan.
BACA JUGA:Mobil Listrik Cina Murah dan Mewah Hadir di Indonesia, Pengisian Daya Cuma 16 Menit
1. Pengaruh Penjajahan Belanda
Tradisi berkendara di sisi kiri sudah diterapkan sejak zaman penjajahan Belanda. Pada masa itu, aturan ini disesuaikan dengan kebiasaan lalu lintas di Eropa.
Meskipun kini Belanda beralih ke sistem setir kiri, Indonesia tetap mempertahankan sistem setir kanan sebagai warisan dari masa kolonial tersebut.
2. Kebiasaan Eropa pada Abad Pertengahan
BACA JUGA:Cek Hasil Pilkada 2024 di Aplikasi Sirekap Mobile, Begini Cara Instal dan Menggunakannya
Kebiasaan berkendara di sisi kiri bermula dari tradisi Eropa abad pertengahan. Ksatria dan pejalan kaki cenderung memilih sisi kiri untuk mempermudah penggunaan tangan kanan mereka, terutama saat membawa pedang.
Saat Belanda menjajah Indonesia, tradisi ini diadaptasi ke sistem transportasi lokal, yang akhirnya diterapkan di dunia otomotif.
3. Pengaruh Negara-Negara Bekas Koloni Inggris
Meski bukan koloni Inggris, Indonesia banyak dipengaruhi oleh negara-negara tetangga yang merupakan bekas koloni Inggris, seperti Malaysia, India, dan Australia.
BACA JUGA:Mobil Baru Wajib Dirawat! Begini Tips Perawatan Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
Negara-negara ini menggunakan sistem setir kanan dan berkendara di sisi kiri untuk mempermudah perdagangan serta transfer teknologi. Pengaruh regional ini turut memperkuat penerapan sistem yang sama di Indonesia.
4. Penyesuaian dengan Infrastruktur
Sistem setir kanan sudah terintegrasi dengan infrastruktur jalan di Indonesia. Jika sistem ini diubah, diperlukan penyesuaian besar-besaran yang memakan biaya dan waktu.
Oleh karena itu, pemerintah memilih mempertahankan sistem ini demi efisiensi dan keamanan.
BACA JUGA:Harga Mobil Baru Dipastikan Naik di Tahun 2025 akibat Kenaikan PPN 12%
5. Keunggulan dari Segi Keamanan
Berkendara di sisi kiri dengan setir di kanan dianggap lebih aman. Posisi ini memberikan pengemudi visibilitas yang lebih baik saat ingin mendahului kendaraan di depan. Selain itu, sistem ini memungkinkan pengendalian kendaraan yang lebih efektif.
Itulah 5 alasan utama mengapa setir mobil di Indonesia berada di kanan. Kebiasaan ini tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi infrastruktur Indonesia.
Sumber: