PMI Seluma Jadi Sorotan, DPRD Dorong MoU dengan BP2MI
PMI Seluma -istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Seluma menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sebagai bentuk komitmen memperkuat perlindungan bagi PMI, Ketua DPRD Seluma, April Yones, SE, M.AP, melakukan audiensi ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama sejumlah ketua DPRD dari daerah lain.
Audiensi tersebut membahas berbagai permasalahan yang kerap dihadapi PMI, mulai dari proses perekrutan, penempatan, hingga perlindungan selama bekerja di luar negeri. Salah satu fokus utama pembahasan adalah maraknya kasus PMI yang menjadi korban penipuan oleh penyalur tenaga kerja ilegal, termasuk yang terjadi di Kabupaten Seluma beberapa waktu lalu.
April Yones mengatakan, permasalahan PMI yang muncul di berbagai daerah menunjukkan perlunya penguatan regulasi dan koordinasi lintas lembaga. Oleh karena itu, DPRD Seluma mendorong adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPRD dan BP2MI sebagai langkah strategis untuk memperjelas aturan serta memperketat pengawasan penempatan PMI.
“Berbagai permasalahan PMI yang terjadi, termasuk dari Kabupaten Seluma, menjadi perhatian serius. Ke depan akan dilakukan MoU antara DPRD dan BP2MI agar persoalan PMI, khususnya terkait penipuan oleh penyalur ilegal, tidak kembali terulang,” tegas April Yones.
BACA JUGA:Skutik Bergaya Maxi, All New Honda Vario 160 GT Meluncur, Tampil Sporty dengan Desain Menggoda
Menurutnya, MoU tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada PMI, mulai dari tahap pra-penempatan, selama bekerja di luar negeri, hingga purna-kerja setelah kembali ke tanah air.
Selain upaya kelembagaan, April Yones juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya kasus PMI bermasalah. Ia mengimbau masyarakat Seluma yang berkeinginan bekerja ke luar negeri agar lebih teliti dan tidak mudah tergiur iming-iming gaji besar tanpa kejelasan prosedur.
BACA JUGA:Cuma Rp16 Jutaan? Yamaha F1ZR Reborn Dikabarkan Hadir Kembali dengan Desain Lebih Modern
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Seluma agar memastikan lembaga penyalur tenaga kerja yang digunakan benar-benar resmi, berbadan hukum, dan terdaftar. Jangan sampai masyarakat kembali menjadi korban penipuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, April Yones menyampaikan bahwa BP2MI saat ini активно menjalin kerja sama dengan berbagai pihak strategis, termasuk pemerintah daerah, kementerian, serta lembaga terkait lainnya. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan MoU yang bertujuan memperkuat perlindungan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia PMI.
BACA JUGA:Cicilan Honda BeAT Terbaru 2026, Bisa Dipinang Angsuran Rp 700.000/Bulan
Program kerja sama yang dikembangkan BP2MI mencakup pelatihan vokasi, edukasi digital, serta penguatan sinergi pusat dan daerah dalam proses penempatan dan perlindungan PMI secara menyeluruh. Langkah ini dinilai penting untuk membekali calon PMI dengan keterampilan yang memadai serta pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban mereka.
BACA JUGA:Honda Supra Terbaru Hadir dengan Tampilan Lebih Sporty, Ini Detail Desain dan Fiturnya
DPRD Seluma berharap, melalui audiensi dan kerja sama tersebut, ke depan sistem penempatan PMI dapat berjalan lebih tertib, aman, dan transparan. Dengan demikian, PMI asal Kabupaten Seluma dapat bekerja secara legal, terlindungi, dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian keluarga maupun daerah. (rwf)
Sumber: