6 Jenis Benih Padi Lokal Terbukti Produktivitas Tinggi, Mampu Saingi Varietas Hibrida

6 Jenis Benih Padi Lokal Terbukti Produktivitas Tinggi, Mampu Saingi Varietas Hibrida

Benih padi lokal dengan hasil gabah tinggi-istimewa-raselnews.com

RASELNEWS.COM - Sejumlah benih padi lokal kini menunjukkan potensi hasil panen yang tidak kalah. Bahkan produktivitasnya mampu melampaui varietas padi hibrida, asalkan dibudidayakan dengan perawatan dan pemenuhan nutrisi yang tepat.

Padi lokal ini memiliki keunggulan dari sisi bobot gabah, jumlah bulir, hingga ketahanan terhadap hama dan kondisi lingkungan. Berikut 6 jenis padi lokal unggulan yang patut dipertimbangkan petani.

BACA JUGA:IPB University Luncurkan Varietas Padi IPB 11SBP, Produktivitas Capai 11,5 Ton Per Hektar, Tahan Salinitas

1. Padi Ngaos Mawar

Ngaos Mawar merupakan padi lokal berproduksi tinggi yang dikembangkan oleh KSP. Umur tanaman berkisar 95–100 hari setelah tanam, dengan tinggi sekitar 83 cm.

Jumlah bulir per malai mencapai 250–300 bulir, sementara anakan produktifnya berada di kisaran 23–30 batang per rumpun.

Batangnya besar dan kokoh, daun bendera cenderung sudung, serta tanaman tumbuh tegak. Potensi hasilnya mencapai 11 ton per hektare, dengan rata-rata produksi di lapangan sekitar 8–9 ton per hektare.

BACA JUGA:IPB Berhasil Kembangkan Cabai Rawit Varietas Baru, Tingkat Kepedasan 10 Kali Cabai Rawit Biasa

2. Padi Cibesi

Cibesi dikenal sebagai padi genjah dengan umur panen sekitar 85–90 hari setelah tanam. Varietas ini memiliki anakan produktif 20–30 batang per rumpun, batang tegak, serta daun bendera sudung.

Panjang malai mencapai 25–27 cm. Bobot 1.000 bulirnya mencapai 30,5 gram, lebih berat dibandingkan beberapa varietas unggulan seperti Inpari 32.

Bentuk gabah lonjong dan tergolong premium, menghasilkan nasi putih, tidak berkapur, dan pulen. Rata-rata hasil panen mencapai 9,5 ton per hektare, dengan potensi hingga 11 ton per hektare.

Cibesi juga tahan terhadap hama sundep dan penggerek batang, serta cukup toleran terhadap penyakit blas. Varietas ini cocok ditanam di lahan irigasi maupun nonirigasi.

BACA JUGA:Petani Cabai Tersenyum, IPB Hadirkan Varietas Cabai Keriting Tahan Virus

3. Padi Sertani

Padi Sertani memiliki bobot gabah yang sangat tinggi, dengan berat 1.000 bulir mencapai 34 gram, lebih berat dibandingkan Inpari 32.

Varietas ini tahan terhadap hama wereng batang cokelat, cukup toleran terhadap hawar daun bakteri, serta relatif aman dari serangan penggerek batang.

Sumber: