Puluhan Tahun Mengabdi, Ratusan Honorer Seluma Tuntut Kepastian Diangkat PPPK
Ratusan tenaga honorer Kabupaten Seluma melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Seluma-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Bukan sekadar aksi unjuk rasa, ratusan tenaga honorer di Kabupaten Seluma turun ke jalan untuk menyuarakan kegelisahan atas masa depan mereka yang kian tidak pasti.
BACA JUGA:Meski TPP ASN Kecil, Pemkab Bengkulu Selatan Tetap Terapkan Lima Hari Kerja
Setelah bertahun-tahun mengabdi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan honor minim, para tenaga non ASN tersebut kini harus menerima kenyataan dirumahkan tanpa kejelasan status.
Aksi yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 09.30 WIB, diawali dengan berkumpulnya massa di kawasan Simpang Enam Tais.
BACA JUGA:Kajati Support Pengprov Perbakin Bengkulu Lakukan Pembinaan Atlet Muda
Dari lokasi tersebut, para honorer berkonvoi menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat menuju Kantor Bupati Seluma untuk menyampaikan aspirasi.
Kekecewaan para honorer dipicu oleh tidak digelarnya seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:Apakah RX King Nomor Satu? Ini Daftar Motor Yamaha 2 Tak Terbaik Sepanjang Masa
Selain itu, mereka juga belum diakomodir sebagai PPPK paruh waktu, meskipun telah lama mengabdi di lingkungan pemerintahan daerah.
Koordinator lapangan aksi, Saripul Anedi, menyebut sebagian besar tenaga honorer yang dirumahkan telah bekerja lebih dari lima tahun.
Bahkan, tidak sedikit yang masa pengabdiannya mencapai belasan tahun. Ironisnya, selama bertugas mereka menerima honor di bawah Rp1 juta per bulan, bahkan ada yang hanya Rp300 ribu.
BACA JUGA:Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 2: Mobil SUV Listrik Mana yang Lebih Worth It?
“Kami bertahan selama ini karena berharap ada kepastian. Kami sudah lama mengabdi, ada yang lebih dari 15 tahun, dengan gaji sangat kecil. Tapi seleksi PPPK tahap II tidak ada, dan kami juga tidak diangkat sebagai PPPK paruh waktu,” ujar Saripul dengan nada kecewa.
BACA JUGA:Apple Pamer Video iPhone 17 Tahan Goresan, Cuma Iklan?
Ia menegaskan, tuntutan utama para honorer adalah adanya kebijakan konkret dari Pemkab Seluma untuk mengakomodir mereka sebagai PPPK paruh waktu, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan.
“Kami hanya minta kejelasan dan kepastian status. Kami berharap bisa diangkat menjadi PPPK paruh waktu,” tegasnya.
BACA JUGA:Konsumsi BBM Honda Supra GTR150 Tembus 42 Km/L, Bebek Sporty yang Tetap Irit
Aspirasi para honorer tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, didampingi Sekda Seluma, Deddy Ramdhani, SE, M.SE., MA.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Seluma menyatakan akan menampung dan memperjuangkan tuntutan yang disampaikan para tenaga non ASN.
BACA JUGA:Yamaha XMAX Connected 2026 Resmi Hadir dengan Empat Pilihan Warna, Harga Rp68,2 Juta
“Apa yang disampaikan akan kami tampung dan kami perjuangkan. Namun perlu dipahami, pengangkatan PPPK paruh waktu maupun seleksi PPPK tahap II tetap harus mendapat persetujuan dari Kemenpan. Usulan itu sebenarnya sudah kami sampaikan sejak 2025 lalu,” jelas Gustianto.
BACA JUGA:Inovasi Baru Pemkab Kaur, Dari Sampah Rumah Tangga ke Lingkungan Lebih Sehat
Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemkab Seluma berencana kembali mendatangi Kementerian PAN-RB guna meminta kejelasan terkait usulan tersebut.
Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, rombongan tenaga honorer melanjutkan aksi ke DPRD Seluma.
BACA JUGA:Honda Supra Lintas Generasi, Mulai Astrea Supra Sampai Supra GTR 150, Motor Legenda Favorit Semua Kalangan
Mereka berharap, suara yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius seluruh pemangku kebijakan agar pengabdian panjang para honorer tidak berakhir tanpa kepastian. (**)
Sumber: