Samsung Galaxy A57 Siap Rilis Februari 2026, Desain Mirip Galaxy S26 dan Performa Melonjak
Samsung Galaxy A57-istimewa-raselnews.com
RASELNEWS.COM - Samsung kembali menyiapkan amunisi baru di segmen menengah melalui kehadiran Samsung Galaxy A57.
Sesuai bocoran yang beredar sejak beberapa waktu lalu, desain ponsel ini dipastikan tidak mengalami perubahan besar dibandingkan materi visual yang sebelumnya muncul ke publik.
Dengan kata lain, bagi penggemar yang mengikuti perkembangan sejak awal, tampilan Galaxy A57 tidak lagi mengejutkan.
BACA JUGA:Semakin Mewah? Samsung Galaxy A57 5G Resmi Meluncur, Jadi HP Midrange Paling Menggoda di 2026
Samsung Galaxy A57 dijadwalkan meluncur secara global pada Februari 2026, lebih cepat dibanding generasi pendahulunya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Samsung dalam memanfaatkan momentum awal tahun. Untuk pasar Indonesia, perangkat ini diperkirakan baru akan hadir menjelang bulan Ramadan 2026, periode yang selama ini dikenal memiliki tingkat permintaan smartphone yang cukup tinggi.
Sebagai penerus Galaxy A56, kehadiran Galaxy A57 semakin nyata setelah perangkat ini terpantau mengantongi sertifikasi TENAA di China.
Sebelumnya, pada November 2025, ponsel dengan nomor model SM-A5760 juga telah lolos sertifikasi 3C. Munculnya Galaxy A57 di database TENAA bukan hanya menandakan kesiapan legalitas, tetapi juga membuka gambaran mengenai desain, spesifikasi inti, hingga sektor kamera yang diusung.
BACA JUGA:HP Midrange Terbaik? Samsung Galaxy A57 5G Tampil Makin Premium, Siap Jadi Favorit 2026?
Dari sisi desain, bocoran terbaru yang dibagikan oleh tipster ternama Antoni di platform X menyebutkan bahwa Galaxy A57 akan mengadopsi bahasa desain yang sangat mirip dengan Galaxy S26 series.
Strategi ini bukan hal baru bagi Samsung. Pada generasi sebelumnya, Galaxy A54 dan A55 juga tampil dengan desain yang menyerupai lini flagship Galaxy S23 dan S24. Sementara itu, pada Galaxy A56, Samsung sempat memberikan sedikit diferensiasi dari Galaxy S25.
Samsung Galaxy A57 dikabarkan membawa modul kamera belakang bergaya kapsul, dengan tiga kamera tersusun vertikal dan simetris, menyerupai desain pada seri Galaxy Z terbaru.
Bagian penutup belakang dibuat rata, dipadukan dengan frame berbahan metal, sehingga memberikan kesan kokoh dan premium. Secara visual, Galaxy A57 berpotensi tampil layaknya smartphone flagship meskipun tetap berada di kelas menengah.
BACA JUGA:Galaxy Z TriFold: Ponsel Lipat Tiga Pertama Samsung Resmi Meluncur, Mulai Dijual 30 Januari 2026
Dari segi dimensi, Galaxy A57 diyakini hadir dengan bodi yang lebih tipis dan bobot lebih ringan, bahkan diperkirakan di bawah 200 gram, sehingga lebih nyaman digunakan sehari-hari.
Samsung juga disebut tetap mempertahankan sertifikasi ketahanan IP67, dengan material kaca pada bagian belakang dan frame metal di sisi samping.
Masuk ke sektor layar, Galaxy A57 membawa pembaruan signifikan. Ponsel ini dikabarkan menggunakan panel flexible OLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 1.900 nits, sehingga tetap jelas saat digunakan di luar ruangan.
Menariknya, sebagian panel OLED untuk Galaxy A57 akan dipasok oleh CSOT, produsen layar asal China, meskipun Samsung Display tetap menjadi pemasok utama. Ini menjadi pertama kalinya Samsung menggunakan panel OLED dari vendor eksternal untuk lini Galaxy A.
Penggunaan flexible OLED ini diprediksi membuat bezel layar lebih tipis dan meningkatkan kesan premium dibanding generasi sebelumnya yang masih menggunakan rigid OLED.
Sektor performa menjadi salah satu daya tarik utama Galaxy A57. Smartphone ini akan ditenagai chipset Exynos 1680 fabrikasi 4 nm, yang diklaim menawarkan peningkatan performa signifikan.
Sumber: