Anak Dilaporkan atas Dugaan Pencurian Mobil, Samsul Aswajar Serahkan Proses ke Polisi
Anak Dilaporkan atas Dugaan Pencurian Mobil, Samsul Aswajar Serahkan Proses ke Polisi-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Anak dari Wakil Ketua I DPRD Seluma, Samsul Aswajar, yang berinisial Ri, dilaporkan ke Mapolres Seluma atas dugaan keterlibatan dalam kasus pencurian satu unit mobil. Menanggapi laporan tersebut, Samsul menyatakan pihak keluarga menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian.
Kepada awak media, Samsul membenarkan bahwa anaknya dilaporkan oleh Trisna (39), warga Kelurahan Pasar Tais, atas dugaan pencurian mobil Daihatsu Terios BD 1662 AH. Meski demikian, ia meyakini anaknya tidak terlibat dalam tindak pidana tersebut.
BACA JUGA:Diduga Terlibat Pencurian Mobil, Anak Pimpinan DPRD Seluma Resmi Dipolisikan
“Benar, anak saya Riki dilaporkan oleh Ibu Trisna terkait dugaan pencurian mobil Terios. Saat ini kasusnya masih dalam proses di kepolisian,” ujar Samsul.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kendaraan tersebut telah lama dititipkan di rumah mertua Riki, yang merupakan besannya dan akrab disapa Supermen. Mobil itu disebut sudah berada di lokasi tersebut selama kurang lebih tiga tahun dan dalam kondisi rusak berat.
BACA JUGA:Diundang ke Kediaman Mentan, Bupati Seluma Bahas Program Strategis Pertanian 2026
“Setahu saya, mobil itu memang milik Ibu Trisna dan sudah sekitar tiga tahun dititipkan di rumah mertua Riki. Kondisinya pun sudah rusak berat,” jelasnya.
Samsul juga mengungkapkan bahwa sekitar dua tahun lalu dirinya sempat menanyakan langsung kepada Riki terkait status kendaraan tersebut. Saat itu, Riki mengakui bahwa mobil tersebut merupakan milik Trisna.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Tunggu Tindak Lanjut Perusahaan Terkait Rencana Eksploitasi Emas
Terkait hilangnya kendaraan tersebut, Samsul menyampaikan bahwa Riki mengaku tidak mengetahui siapa yang mengambil mobil itu. Meski berada di rumah saat kejadian, Riki disebut tidak mengetahui secara pasti siapa yang membawa kendaraan tersebut.
“Saat ini Ibu Trisna menduga Riki yang mengambil mobil itu. Namun menurut pengakuan Riki, ia tidak mengetahui siapa yang membawa mobil tersebut,” kata Samsul.
BACA JUGA:Belanja Pegawai Overload, Harapan Ribuan Tenaga Honorer Seluma Hampir Pupus
Ia juga mempertanyakan alasan mobil tersebut dititipkan di rumah besannya, mengingat jarak rumah Trisna dan orang tuanya disebut tidak jauh dari lokasi penitipan. Bahkan, menurutnya, rumah orang tua Trisna berada tepat di depan rumah mertua Riki.
“Kalau memang mobil itu milik Ibu Trisna, mengapa tidak disimpan di rumahnya sendiri atau di rumah orang tuanya? Kenapa justru dititipkan di rumah besan saya hingga bertahun-tahun?” ujarnya.
BACA JUGA:Puluhan Tahun Mengabdi, Ratusan Honorer Seluma Tuntut Kepastian Diangkat PPPK
Samsul menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, saat mobil itu dititipkan tidak ada perjanjian tertulis maupun kesepakatan resmi. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya kesalahpahaman.
Meski demikian, ia menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum yang berjalan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara objektif.
BACA JUGA:Pemkab Seluma Fokus Perkuat Layanan Publik Lewat Penataan Ulang OPD
“Kami menghormati proses hukum dan siap mengikuti prosedur yang berlaku. Biarlah aparat penegak hukum bekerja secara profesional untuk mencari kebenaran,” pungkasnya. (*)
Sumber: