Kapolda Bengkulu Buka Rakernis Propam 2026, Tekankan Penguatan Pengawasan dan Integritas Anggota Polri
Kapolda Bengkulu menghadiri sekaligus membuka rakernis Bidpropam 2026-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM - Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, menegaskan pentingnya penguatan pengawasan internal guna menjaga disiplin serta integritas anggota Polri.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidpropam Polda Bengkulu Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Aula Rupatama Awaloedin Djamin Polda Bengkulu, Jumat (6/3/2026).
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Terima Pengembalian Rp1,11 Miliar dalam Kasus Korupsi Proyek PLTA Musi
Rakernis yang mengusung tema “Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026” ini dihadiri Irwasda Polda Bengkulu Ja'far Sodiq, Kabidpropam Polda Bengkulu Sugeng Pujihartono, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Bengkulu Herlambang, perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Bengkulu, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta para pejabat utama Polda Bengkulu dan personel Bidpropam jajaran.
BACA JUGA:Bengkulu Dapat 1.172 Unit BSPS Tahap I, Sebanyak 85 Persen Sudah Lolos Verifikasi
Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa fungsi Propam tidak hanya sebatas menegakkan disiplin, tetapi juga menjadi penjaga integritas institusi Polri. Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan nasional.
Kapolda juga mengingatkan sejumlah peristiwa yang menjadi perhatian publik, seperti kaburnya tahanan di Polres Way Kanan, dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur di Polda Maluku Utara, serta kasus meninggalnya anggota di Polda Sulawesi Selatan.
Peristiwa-peristiwa tersebut, kata Kapolda, harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengawasan internal.
“Pengawasan internal harus semakin diperkuat. Tegakkan disiplin secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengajak seluruh personel memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah untuk memperkuat citra positif Polri melalui kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, seperti pembagian takjil dan aksi kemanusiaan lainnya.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp30 Miliar untuk Penanganan Banjir di Rawa Makmur
Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang bersih dan tertib dengan menjadikan markas komando sebagai contoh lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.
Kapolda Bengkulu turut mengingatkan jajaran Propam agar menjadi pengawas yang tegas namun tetap bijaksana. Pengawasan terhadap perilaku anggota, termasuk penggunaan media sosial, juga harus dilakukan secara aktif agar tidak mencederai nama baik institusi.
BACA JUGA:Rapat Paripurna DPRD Bengkulu Umumkan Usulan PAW Ketua, Sidang Diwarnai Perdebatan
Melalui Rakernis ini, Kapolda berharap peran Propam semakin kuat dalam menjaga profesionalisme anggota sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan institusi Polri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dari Guru Besar Hukum Pidana Universitas Bengkulu, Herlambang, yang membahas arah kebijakan hukum nasional dan reformasi regulasi untuk penegakan hukum yang berkeadilan dan berkepastian.
BACA JUGA:Samsat Desa Diluncurkan di Seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu
Selain itu, perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Bengkulu memberikan materi mengenai pengawasan dan penegakan hukum, sementara perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika Bengkulu memaparkan tata kelola media sosial dalam penguatan pengawasan etik Propam guna menjaga stabilitas organisasi dan kepercayaan publik.
BACA JUGA:Bengkulu Dapat Kucuran Rp23 Miliar untuk Perhutanan Sosial, Fokus di Dua Kabupaten
Rakernis ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja dan profesionalisme personel Propam serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bengkulu. (*)
Sumber: