Pasca Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg di Bengkulu Selatan Masih Langka
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Bengkulu Selatan langka usai lebaran 1447 hijriah-istimewa-dokumen
BENGKULU SELATAN, RASELNEWS.COM - Kelangkaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten BENGKULU SELATAN masih terus terjadi pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hingga Selasa, 24 Maret 2026, masyarakat masih mengeluhkan sulit mendapatkan gas elpiji subsidi tersebut, baik di pangkalan resmi maupun di tingkat pengecer.
BACA JUGA:Pemeriksaan Keuangan Tahap Pengumpulan Data, 1 April BPK Datangi Bengkulu Selatan
Kondisi ini membuat aktivitas rumah tangga warga terganggu, terutama bagi ibu rumah tangga yang sangat bergantung pada gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Tidak sedikit warga yang harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain, bahkan mendatangi sejumlah pengecer, namun tetap tidak mendapatkan stok gas yang dibutuhkan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, stok gas elpiji 3 kg di sejumlah pangkalan masih sering kosong. Jika pun tersedia, jumlahnya sangat terbatas dan langsung habis dalam waktu singkat akibat tingginya permintaan dari masyarakat.
BACA JUGA:Pemkab Bengkulu Selatan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Fisik
Hal serupa juga terjadi di tingkat pengecer, di mana kelangkaan masih terus dirasakan dan belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali normal.
Sulasti, salah seorang ibu rumah tangga di Bengkulu Selatan, mengungkapkan bahwa dirinya sudah beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg.
Ia bahkan harus menyisihkan waktu khusus untuk mencari gas demi memenuhi kebutuhan dapur keluarganya.
BACA JUGA:Idul Fitri 1447 H di Bengkulu Selatan: Momen Memperkuat Persatuan dan Kebersamaan Membangun Daerah
“Sudah mutar ke beberapa tempat, tapi tetap saja kosong. Kalau ada pun cepat sekali habis. Kami jadi kesulitan mau masak, apalagi ini kebutuhan sehari-hari,” ungkap Sulasti.
Menurutnya, kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat kecil yang tidak memiliki alternatif lain selain menggunakan gas elpiji subsidi. Ia berharap distribusi gas dapat segera kembali normal agar masyarakat tidak terus-menerus mengalami kesulitan.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak terkait, khususnya dalam memastikan kelancaran distribusi gas elpiji 3 kg di lapangan.
BACA JUGA:Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan Sholat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Lapangan Sekundang
Pengawasan terhadap distribusi dinilai perlu ditingkatkan guna mencegah terjadinya penimbunan maupun distribusi yang tidak merata.
Masyarakat berharap, pasca momentum Lebaran ini, ketersediaan gas elpiji 3 kg bisa segera kembali stabil seperti sediakala.
Gas elpiji subsidi merupakan kebutuhan vital yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan aktivitas rumah tangga, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah di Kabupaten Bengkulu Selatan. (yoh)
Sumber: