Pemkab Bengkulu Selatan Terkendala Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Pemkab Bengkulu Selatan Terkendala Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bengkulu Selatan hingga saat ini belum dapat direalisasikan. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menghadapi kendala utama berupa keterbatasan lahan yang menjadi salah satu persyaratan dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Selatan, Hen Yepi, S.Pi, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah mengusulkan lokasi pembangunan yang berada di Kecamatan Pino Raya. Lahan yang diajukan merupakan area perkebunan milik Dinas Pertanian yang terletak di Desa Selali.
BACA JUGA:Sekda Bengkulu Selatan Tekankan Aksi Nyata, Rakor Bappeda Litbang Fokus Percepatan Pembangunan Desa
Namun, setelah melalui proses verifikasi oleh pemerintah pusat, lahan tersebut dinilai belum memenuhi kriteria. Hal ini disebabkan status lahan yang merupakan aset pemerintah daerah, sehingga masih memerlukan proses administrasi berupa perubahan atau pengalihan status sebelum dapat dimanfaatkan.
“Sebelumnya kami telah mengusulkan lahan perkebunan milik Dinas Pertanian di Desa Selali, Kecamatan Pino Raya. Namun, setelah diverifikasi, lahan tersebut belum dapat digunakan karena statusnya sebagai aset yang harus melalui proses perubahan terlebih dahulu,” jelas Hen Yepi.
BACA JUGA:PPPK PW Nakes Bengkulu Selatan Harapkan Kesetaraan Gaji, DPRD Siap Perjuangkan
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu persyaratan utama pembangunan Sekolah Rakyat adalah tersedianya lahan milik pemerintah daerah dengan luas sekitar 7 hingga 10 hektare. Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan belum memiliki lahan dengan kriteria tersebut yang siap digunakan.
“Untuk lahan milik Pemda yang siap pakai dengan luas tersebut, saat ini memang belum tersedia,” tambahnya. (one)
Sumber:


