Perkuat Transparansi Keuangan, Pemkab Kaur Ikuti Pemeriksaan LKPD 2025
Perkuat Transparansi Keuangan, Pemkab Kaur Ikuti Pemeriksaan LKPD 2025-istimewa-dokumen
RASELNEWS.COM, KAUR – Pemerintah Kabupaten Kaur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah dengan mengikuti kegiatan Entry Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara V dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah. Bupati Kaur, Gusril Pausi, hadir langsung bersama sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Daerah Nasrul Rahman, Inspektur, Kepala BPKAD, serta Sekretaris DPRD.
BACA JUGA:Pemkab Kaur Bentuk Satgas Transformasi Sekolah Berasrama, Fokus pada Karakter dan Kualitas SDM
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gusril menegaskan bahwa pemeriksaan LKPD merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. “Pemeriksaan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran,” ujarnya.
Proses pemeriksaan ini juga disiarkan secara langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), yang berperan sebagai lembaga auditor eksternal negara. Bupati Kaur menyampaikan apresiasi atas peran BPK RI dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di daerah.
BACA JUGA:Gedung Futsal Taman Bineka Kembali Diaktifkan, Dorong Semangat Olahraga Masyarakat Kaur
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPK RI agar pengelolaan anggaran dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan ketelitian dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan,” tambahnya.
BACA JUGA:Cegah Absen Fiktif, Pemkab Kaur Bentuk Satgas Disiplin ASN
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BPK RI, sehingga tercipta pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah akan terus kami dorong demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Gusril. (jul)
Sumber:


