Sinergi Otonomi dan Semangat Kartini: Pemkab Kaur Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Sinergi Otonomi dan Semangat Kartini: Pemkab Kaur Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

PERINGATAN Hari Otonomi Daerah dipadukan dengan peringatan Hari Kartini di Kabupaten Kaur-Julianto-Raselnews.com

RASELNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Kaur sukses menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX yang dipadukan dengan Hari Kartini Tahun 2026 di Halaman Sekretariat Daerah, Senin (27/04/2026).

Momentum ganda ini dihadiri langsung oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos, M.AP bersama jajaran Forkopimda dan seluruh aparatur sipil negara sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan yang mandiri.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pijakan untuk mempercepat pembangunan di daerah.

"Peringatan Hari Otonomi Daerah harus menjadi motor penggerak bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara transparan," ujar Bupati Kaur, Gusril Pausi.

BACA JUGA:Lampaui Target Operasi, Polres Kaur Sabet Penghargaan Kinerja Terbaik dari Kapolda Bengkulu

BACA JUGA:Jambu Biji: Superfood Tropis Kaya Vitamin C, Ini Manfaat dan Risikonya yang Perlu Anda Tahu

Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menekankan pentingnya kemandirian daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Otonomi daerah diharapkan mampu mendekatkan birokrasi kepada warga serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program pemerintah. Dengan kewenangan yang ada, daerah dituntut untuk lebih inovatif dalam mengelola rumah tangganya sendiri demi kesejahteraan bersama.

BACA JUGA:4 Ikan Terbaik untuk Menjaga Gula Darah Tetap Stabil: Pilihan Sehat, Lezat, dan Terjangkau

BACA JUGA:Makin Terjangkau! 5 HP Wireless Charging Harga Rp2-4 Jutaan yang Layak Diburu di 2026

"Tujuan utama otonomi adalah memastikan pelayanan pemerintah hadir lebih dekat dan nyata di tengah-tengah kepentingan publik," tegas Wakil Bupati Kaur.

Selain fokus pada tata kelola daerah, upacara ini juga menjadi ajang refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia.

Semangat keteladanan Kartini diharapkan mampu menginspirasi para perempuan di Kabupaten Kaur untuk berani mengambil peran strategis dan berkarya di berbagai sektor pembangunan.

Penghargaan terhadap kontribusi perempuan dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah yang inklusif.

Sumber: bupati kaur